LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Minta Pengeroyok Kasatreskrim Wonogiri Menyerahkan Diri

Polisi Minta Pengeroyok Kasatreskrim Wonogiri Menyerahkan Diri. Uri mengemukakan, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Dengan memintai keterangan para saksi dan mengumpulkan barang bukti.

2019-05-09 19:54:30
Pengeroyokan Polisi
Advertisement

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati menegaskan, polisi akan melakukan pengerjaan terhadap para pelaku pengeroyokan terhadap Kasatreskrim AKP Aditia Mulya Ramdhani. Ia juga mengimbau agar para pelaku menyerahkan diri.

"Kita tadi sudah mendengar Ketua PSHT dan PSHW. Tadi malam saya sudah melakukan pengamanan secara persuasif, saya nguwongke mereka, tetapi apa yang terjadi? Anggota saya dianiaya sampai saat ini kritis. Untuk itu saya akan melakukan penegakan hukum sesuai undang-undang yang berlaku," ujar Uri usai melakukan pertemuan dengan dua kubu yang terlibat bentrokan, di Mapolresta Surakarta, Kamis (9/5) petang.

Uri mengemukakan, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Dengan memintai keterangan para saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Advertisement

"Tetapi kita bergerak terus mencari para pelaku. Massa cukup banyak, kita lihat nanti. Lebih bagus menyerahkan diri. Karena laripun kami akan mengejar," tandasnya.

Terkait kondisi korban, Uri menerangkan, Aditia mengalami pukulan di kepala. Pukulan tersebut menyebabkan robek di kepala dan gegar otak. Bahkan hingga saat ini, Aditia belum sadarkan diri.

Lebih lanjut Uri menyatakan, bentrokan di Wonogiri hanya dipicu oleh perselisihan kecil antara kedua kubu. Konflik makin meruncing karena adanya pemberitaan di media sosial yang belum tentu kebenarannya, tetapi dianggap benar.

Advertisement

"Bahkan suatu peristiwa yang bukan dianggap konflik, itu juga dijadikan berita yang di-upload di masing-masing grup dan itu memprovokasi anggota," katanya.

Sementara itu Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT), Murdjoko Hadi Wijoyo meminta anggotanya yang ada di Wonogiri dan Jawa Tengah serta lainnya agar tidak turun ke jalan terkait dengan peristiwa bentrokan yang terjadi di Wonogiri.

"Saya selaku Ketua Umum PSHT mengimbau, melarang anggota PSHT melakukan balas dendam, melakukan tindakan anarkis dan tindakan lain yang melanggar hukum. Menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat hukum sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.

Ucapan senada juga disampaikan Ketua Umum PSH Winongo, Agus Dwiyono Santosa. Ia mengimbau para anggota di tingkat cabang, ranting dan sub ranting agar peristiwa yang terjadi tidak terulang lagi.

"Ini yang terakhir. Jangan turun ke jalan. Peristiwa ini kita serahkan kepada aparat berwajib. Kami percaya aparat profesional," tutupnya.

Baca juga:
Kapolda Jateng Kejar Pelaku Pengeroyokan Kasatreskrim Wonogiri
Jadi Korban Pengeroyokan, Kasatreskrim Polres Wonogiri Belum Sadar
Amankan Bentrokan Warga, Kasatreskrim Polres Wonogiri Terluka Parah Dikeroyok
Penusuk Polisi di Pekanbaru Diciduk, Dua Masih Buron
Tiga Anggota Polda Riau Ditikam Kelompok Orang Tak Dikenal
Nyamar Jadi Pembeli, Anggota Polisi Dikeroyok Bandar Narkoba

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.