Polisi kejar provokator bentrok tiga Ormas di Bekasi
Polisi kejar provokator bentrok tiga Ormas di Bekasi. "Untuk massa yang datang ke tempat kejadian perkara (GMBI) ada izin pemberitahuan demonstrasi, massa yang kontra ini (Gibas dan PP) belum ada izin," kata polisi.
Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat mulai mengejar para provokator dan pelaku insiden bentrokan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di lingkungan Pemkot Bekasi.
"Mana yang melanggar aturan akan dilakukan penegakan hukum. Sedang didata saksi korban dan sejumlah saksi mata pada kejadian itu," kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi, Kamis (25/1).
Menurut dia, bentrokan yang melibatkan ratusan anggota ormas di Kota Bekasi itu berujung pada pengerusakan tiga unit mobil serta belasan orang terluka.
Pendataan sementara ada dua orang yang terkena lemparan batu. Mereka berasal dari salah satu anggota Ormas. Namun polisi menduga masih ada korban lain.
Dua unit mobil jenis Daihatsu Taft B 1558 NLO dan Datsun Go Panca B 1761 KRI beratribut Gibas serta satu unit mobil pribadi jenis Toyota Avanza B 1095 YI mengalami kerusakan di bagian kaca depan dan samping.
Dikatakan Indarto, kepolisian hanya mengeluarkan izin menggelar aksi unjuk rasa kepada ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berkaitan dengan tudingan korupsi pada penarikan retribusi parkir kendaraan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi.
Namun sekitar pukul 10.30 WIB, bentrokan fisik pecah antara demonstran dengan aparat Satpol PP Kota Bekasi yang mengadang mereka masuk ke lingkungan Pemkot Bekasi di gerbang selatan Jalan Rawatembaga.
Di saat yang bersamaan, tiba ratusan orang dari Organisasi Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) dan Pemuda Pancasila (PP).
"Untuk massa yang datang ke tempat kejadian perkara (GMBI) ada izin pemberitahuan demonstrasi, massa yang kontra ini (Gibas dan PP) belum ada izin," katanya.
Baca juga:
Tiga ormas bentrok di depan Plasa Pemkot Bekasi
Polda Metro minta organisasi masyarakat jadi contoh baik di masyarakat
Penganiaya pedagang di Pasar Tanah Tinggi diciduk
Bentrok ormas di Pasar Tanah Tinggi, 1 wartawan Tangerang dianiaya
Bentrok berdarah ormas vs kelompok warga di Bekasi Utara