LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi: Kasus Pemukulan Pegawai KPK Tidak Berdiri Sendiri

Peristiwa itu terjadi saat keduanya tengah memantau rapat pembahasan review Kemendagri atas RAPBD Papua 2019. KPK kemudian melaporkan hal tersebut kepada kepolisian. Mabes Polri pun langsung menindaklanjuti dengan menggelar gelar perkara.

2019-02-04 22:01:31
KPK
Advertisement

Mabes Polri telah menerima laporan perihal peristiwa pemukulan yang menimpa anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dua pegawai KPK dikeroyok orang tak dikenal di Hotel Borobudur, Sabtu (2/2).

Peristiwa itu terjadi saat keduanya tengah memantau rapat pembahasan review Kemendagri atas RAPBD Papua 2019. KPK kemudian melaporkan hal tersebut kepada kepolisian. Mabes Polri pun langsung menindaklanjuti dengan menggelar gelar perkara.

"Kita sudah terima, laporan juga sudah ada dari kedua belah pihak, dan mengupayakan pemeriksaan awal nanti kita lakukan konstruksi. Pemukulan ini, diduga tidak berdiri sendiri," kata Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Brigjen Pol M Iqbal di Depok, Senin (4/2).

Advertisement

Beredar di sosial media korban mengalami luka-luka serius. Dikatakan dia, bahwa hal ini harus dibuktikan secara ilmiah. Menurut dia, keputusan tidak bisa diambil sembarang tetapi harus berdasarkan bukti.

"Apakah benar ada retakan di bagian hidung, akibat dari apa dan lain-lain akan kita buktikan. Visumnya sedang kita minta, dan koordinasi dengan Polda Metro juga dilakukan untuk mengungkap insiden ini," ungkapnya.

Dia meyakini peristiwa pemukulan ini tidak berdiri sendiri. Artinya ada peristiwa awal sebelumnya. Seperti, adanya dugaan pengambilan foto yang kemudian timbulah kejadian tersebut.

Advertisement

"Saya katakan, ada peristiwa awal hingga terjadi pemukulan yang kemudian kedua pihak melaporkan ke Polda Metro Jaya. Sehingga kita mengumpulkan, semua alat bukti. Dalam penanganan kasus ini, kita juga profesional," ujarnya.

Soal adanya informasi anggota DPRD Papua yang sempat melaporkan hal serupa ke Mapolda Metro Jaya, Iqbal membenarkan hal tersebut. "Kita enggak tahu, laporan dan konstruksinya. Dugaan laporan, kemungkinan karena membuat sesuatu yang tidak nyaman," tutupnya.

Baca juga:
Takut Sewaktu-waktu Ditangkap KPK, Pemprov Papua Minta Perlindungan Presiden
Dianiaya di Hotel Borobudur, Hidung Penyelidik KPK Harus Dioperasi
Cegah Teror & Intimidasi, KPK Akan Bentuk Biro Khusus Pengamanan Pegawai
Dicurigai Gadungan, 2 Pegawai KPK yang Dianiaya Sempat Dibawa ke Polda
KPK Terus Usut Dugaan Korupsi Meski 2 Penyelidiknya Dianiaya
Dua Pegawai Dianiaya, KPK Tegaskan 'Alasan Apapun, Tidak Boleh Main Hakim Sendiri'
KPK Periksa Staf Kemenpora Terkait Kasus Suap Dana Hibah KONI

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.