LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi gandeng Jepang buru pelempar molotov rumah Mardani Ali Sera

Polisi gandeng Jepang buru pelempar molotov rumah Mardani Ali Sera. Menurut Indarto, pihaknya mendapat informasi jika Jepang kesulitan untuk mengidentifikasi sidik jari pelaku. Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

2018-08-08 09:22:22
Pelemparan Molotov
Advertisement

Polisi bekerja sama dengan Badan Kerjasama Internasional Jepang (Japan Internasional Cooperation Agency/JICA) guna menyelidiki kasus pelemparan molotov di kediaman politisi PKS Mardani Ali Sera. Dilibatkannya Jepang untuk mengetahui sidik jari pelaku yang menempel di melotov tersebut.

"Kita bahkan dibantu sama Jepang buat identifikasi untuk mengambil sidik jari di botol. Tapi belum (mengarah ke pelaku)," kata Kapolres Bekasi Kombes Indarto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/8).

Menurut Indarto, pihaknya mendapat informasi jika Jepang kesulitan untuk mengidentifikasi sidik jari pelaku. Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Advertisement

"Belum ada (hasilnya), tapi saya dengar mereka ada kesulitan karena botolnya itu terbuat dari benda yang tidak bisa menyerap SGL. Apalagi kan posisinya udah dipindah-pindah itu," ujarnya.

Indarto mengatakan, saat ini tim tengah bekerja untuk ungkap siapa pelaku pelemparan bom melotov di rumah politisi PKS Mardani Ali Sera. Salah satunya adalah mencari unsur politik dalam kasus itu.

"Ya kalau motif semuanya ada, bisa macam-macam. Kita dalami semua tapi sementara ini belum mengarah ke pelaku," kata Indarto.

Advertisement

Meskipun demikian, Indarto mengatakan kalau dalam pemeriksaan Mardani tak menyebutkan kalau ia mempunyai musuh di dunia politik. "Enggak. Beliau nggak menyampaikan hal tersebut," ujarnya.

"Nggak ada, itu hal pertama yang kita cek, jadi nggak ada. Sama tetangga nggak ada masalah. Sama orang lain tidak ada. Bahkan permasalahan tidak ada," sambungnya.

Selain Mardani, polisi juga telah memeriksa beberapa orang saksi. "Banyak informal sama formal. Yang formal kita masukan ke BAP," pungkasnya.

Baca juga:
PDIP minta Kapitra Ampera laporkan pelemparan molotov ke polisi
Ketua GNPF soal rumah Kapitra dilempar molotov: Demi Tuhan saya enggak tahu
Kapitra: Kalau saya dimolotov kemudian mati, Alhamdulillah
Polisi duga pelempar molotov ke rumah Kapitra berjumlah 2 orang
Polisi sebut CCTV di rumah Kapitra tak rekam jelas pelempar molotov
Kapitra duga serangan molotov terkait pencalegannya dari PDIP
Kapitra mengaku diikuti orang sebelum aksi pelemparan molotov di rumahnya

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.