Polisi didesak ungkap dalang serangan bom gereja di Samarinda
Polisi didesak ungkap dalang serangan bom gereja di Samarinda. Yayasan Penyintas Indonesia (YPI) dan Aliansi Indonesia Damai (AIDA) mendesak polisi mengungkap dalang di balik serangan bom terhadap gereja di Samarinda, akhir pekan lalu. Serangan bom itu menewaskan seorang balita dan melukai lima orang.
Yayasan Penyintas Indonesia (YPI) dan Aliansi Indonesia Damai (AIDA) mendesak polisi mengungkap dalang di balik serangan bom terhadap gereja di Samarinda, akhir pekan lalu. Serangan bom itu menewaskan seorang balita dan melukai lima orang.
Ketua Yayasan Penyintas Indonesia (YPI) Sucipto Hari Wibowo mengatakan, serangan teror di gereja Samarinda tak perlu dibalas dengan kekerasan. Hal itu menurutnya justru akan menimbulkan korban kekerasan lainya.
"Bila kita ikhlas atau kita menerima musibah ini, kita nantinya bisa berpikiran dan berperilaku dengan baik juga, kalau kita masih dendam atau masih marah, dalam hidup kita juga akan baik," kata Sucipto di Hotel Sofyan Betawi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/11).
Sementara itu, Direktur AIDA, Hasibullah Sastrawi mengungkapkan AIDA memberikan dukungannya kepada para korban yang terjadi di Samarinda. "Sebagai bentuk solidaritas kami mendukung para korban dan kami memberikan semangat untuk keluarga, itu dukungan yang kami berikan bahwa mereka tidak sendirian," kata dia.
Hasbibullah juga menyampaikan kebutuhan-kebutuhan dan hak korban semua harus ditangani oleh negara, "Kebutuhan dan hak dari pada korban terorisme harus benar-benar ditanganin oleh negara, ketentuan itu penting untuk menjamin tidak adanya korban yang terabaikan saat kondisi kritis maupun masa pemulihan," ujar dia.
Upaya dari AIDA untuk menjaga perdamaian indonesia yaitu, melakukan aksi kampanye perdamaian, aksi ini sudah tersebar di sebelas wilayah, "Aksi kampanye ini sudah memberikan hasil, salah satu pihak yang dulunya didoktrin dan diajarkan kekerasan pada salah satu ajaran agama mereka sekarang tobat," ujarnya.
Baca juga:
Pasutri di Tenggarong diamankan pascateror teror gereja Oikumene
Polisi tetapkan 5 tersangka ledakan bom gereja di Samarinda
Kondisi balita TH, korban ledakan bom gereja belum lalui masa kritis
Wiranto soal bocah jadi korban bom: Kita kutuk kenapa begitu kejam
Teror bom di mana-mana, DPR desak segera bahas revisi UU Terorisme
Perang terhadap terorisme tak pernah selesai
Bantu biaya korban bom Samarinda, Wiranto koordinasi dengan Pemda