Polisi dalami keterkaitan ISIS dengan 2 terduga teroris di Solo
Polisi menemukan ada bendera ISIS saat menggerebek sebuah rumah kost.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Suharsono membenarkan adanya penangkapan terhadap dua orang yang diduga pelaku teroris. Keduanya ditangkap di pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah dengan berinisial EB dan YK.
"Benar kemarin ada penangkapan terhadap 2 orang diduga teroris dan saat ini masih bergerak untuk menindak lanjuti penangkapan itu, maupun pengembangan barang bukti yang ditemukan," kata Suharsono di Mabes Polri, Jaksel, Kamis (13/8).
Setelah menangkap, polisi kemudian menemukan beberapa barang yang diduga kuat ada keterlibatan dengan aksi teroris. "Ada potongan baut, mur, pipa peralon, bendera atau kian memiliki lambang." Lanjut dia, Barang tersebut kemudian disita langsung oleh polri.
Mengenai keterlibatan dengan kelompok Islam Irak dan Suriah (ISIS), Suharsono mengatakan belum diketahui apakah ada kaitan dengan kelompok tersebut. Sebab, usai penggerebekan, polisi menemukan bendera ISIS.
Dalam penangkapan, keduanya tidak melakukan aksi perlawanan. Bahkan, imbuh dia, polisi dibantu warga, dan perangkat desa dalam penangkapan itu. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan penyelidikan oleh pihak kepolisian, namun Suharsono enggan menyampaikan indikasi pergerakan kedua orang tersebut yang mengakibatkan mereka ditangkap oleh kepolisian.
"Ini penangkapan semua berdasarkan penyelidikan. Belum bisa kita jelaskan. Yang jelas kita tidak mungkin menangkap tiba-tiba," tutupnya.
Baca juga:
Geledah rumah kos di Karanganyar, Densus 88 temukan 21 rangkaian bom
Usai salat subuh granat meledak di masjid, 10 orang terluka
Geledah konter HP, polisi temukan rangkaian bom aktif & bendera ISIS
Tak hanya Giyanto, Densus juga tangkap 2 warga Solo lainnya
Ini musala tempat penangkapan terduga teroris di Solo