Polisi curiga ternak sapi di Cileungsi lakukan penimbunan
Kapolda Metro Jaya berjanji akan memproses hukum pada penimbun daging sapi.
Kelangkaan daging sapi di sejumlah daerah termasuk Jakarta membuat Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian kesal. Setelah jajarannya melakukan sidak ke sejumlah peternakan sapi, dia meminta anak buahnya juga mengawasi kegiatan importir daging sapi.
"Mengatasi kelangkaan ini, kami berusaha mengecek ada penimbunan atau tidak. Kalau tidak salah ada 16 (importir) ya, 14 itu kalau tidak salah ada di Polda Metro Jaya," tutur Irjen Pol Tito Karnavian ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/8).
Dia juga menduga ada praktik ilegal penimbunan sapi di sebuah Instalasi Karantina Hewan (IKH) PT Widodo Makmur Perkasa di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Tempat itu sudah digeledah pada Kamis (13/8).
"Jadi kemarin kami melakukan pengecekan. Kami punya kepentingan mengantisipasi dengan cara mengecek siapa importirnya, berapa banyak importir kemudian apakah sudah mengikuti aturan berlaku," ujarnya.
Mantan Kapolda Papua berjanji akan terus menyelidiki untuk mengungkap apakah benar terjadi penimbunan sapi atau tidak. "Kita masih lidik apakah ada dugaan tersebut. Jika benar penimbunan akan kami proses kalau tidak dengan adanya langkah ini pertama pemogokan akan berhenti apalagi udah ada intervensi pemerintah melalui operasi pasar," pungkasnya.
Baca juga:
Bareskrim akan panggil asosiasi importir sapi terkait daging langka
Polisi duga pasokan daging sengaja ditahan buat hadapi Idul Adha
Timbun daging sapi, PT BPS diancam denda Rp 50 miliar
Polda Metro Jaya gerebek ternak sapi di Cileungsi
Cari kartel daging, Polisi sidak ke peternakan sapi di Cileungsi
Mentan ancam cabut izin perusahaan penimbun ribuan sapi di Tangerang
Soal daging langka, Polri tegaskan jangan sampai kartel atur negara