Polisi Bongkar Peredaran Bahan Kimia Berbahaya di Sulut, 15 Drum Sianida Disita
Dia menyebut, sementara barang bukti diamankan terdiri 15 drum bahan berbahaya jenis sodium sianida serta lima botol mercuri.
Tim Operasional Direktorat Reserse Narkoba (Dotresnarkoba) Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengungkap peredaran gelap bahan berbahaya jenis mercuri dan sodium sianida. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Ibrahim Tompo, di Manado, Rabu, mengatakan dalam pengungkapan ini polisi menangkap seorang pelaku dan mengamankan sejumlah bahan bukti.
Dia menyebut, sementara barang bukti diamankan terdiri 15 drum bahan berbahaya jenis sodium sianida serta lima botol mercuri.
"Pelaku yang ditangkap berinisal TP, diamankan di Jalan Trans Sulawesi dekat RSU Molibagu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)," kata Ibrahim seperti dikutip Antara, Rabu (15/5).
Pengungkapan kasus ini berawal dari tim Ditresnarkoba mendapatkan info dari masyarakat bahwa TP sering menjual bahan berbahaya jenis mercuri yang dilarang untuk diperdagangkan. Serta menjual bahan berbahaya jenis sodium sianida tanpa izin dari Gorontalo ke Kotamobagu.
Dari informasi tersebut, petugas melakukan pendalaman dan tim operasional Ditresnarkoba dipimpin oleh AKBP Gustaf Pakaya menangkap pelaku TP di jalan trans Sulawesi dekat rumah sakit umum Molibagu Bolsel. Serta barang bukti 15 drum sodium sianida dan 5 botol atau sekitar 5 kilogran mercuri.
Selanjutnya, pelaku dan barang bukti di bawa ke Kantor Polda Sulut untuk proses lebih lanjut. Pelaku diancam melanggar UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan pasal 106 dan 110 tentang bahan berbahaya.
"Saat ini tim sedang mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan pemasok bahan berbahaya di wilayah Sulut," tuturnya.
Baca juga:
Tahanan & istri tewas berpelukan di lapas usai tenggak sianida, polisi cek asal racun
Hasil otopsi, jenderal Kroasia tewas di ruang sidang PBB minum racun sianida
Sianida buat racuni Shendi dan Sanusi disimpan Anton dalam celana
Polisi temukan sisa sianida yang dipakai tersangka Anton
Anton adopsi ide dari kasus kopi sianida Jessica