Polisi berpakaian preman lindungi keluarga Novel Baswedan
Polisi lindungi keluarga Novel Baswedan. Selain personel Mabes Polri, polisi wilayah setempat juga dikerahkan menjaga keamanan rumah dan keluarga novel. Namun Mabes Polri tidak menyebutkan jumlah personel yang dikerahkan.
Pasca terjadinya penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, polisi melakukan penjagaan yang ketat di sekitar rumah korban.
Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono menegaskan, polisi sudah melakukan pengamanan yang khusus untuk keluarga korban.
"Keluarga masih di rumah, cuma kita lakukan pengamanan yang secukupnya. Ada yang Pam terbuka pakai seragam," kata Kabag Mitra Biro Penerangan Masyarakat Kombes Pol Awi di Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).
Selain personel Mabes Polri, polisi wilayah setempat juga dikerahkan menjaga keamanan rumah dan keluarga novel.
"Ada dari Polsek maupun Polres Jakarta Utara, di back up Polda Metro yang berpakaian preman juga ada," ujarnya.
Saat ditanya jumlah personel yang menjaga keamanan di rumah Novel, Awi tidak menyebutkannya. "Saya tidak bisa sampaikan berapa orangnya," tutupnya.
Baca juga:
Pria berperawakan besar satroni rumah Novel sebelum teror air keras
Pimpinan KPK: Kami sediakan senjata, tapi tak semua penyidik mau
4 Saksi diperiksa terkait kasus penyiraman air keras Novel Baswedan
Kapolri minta Kapolda Metro bentuk tim khusus ungkap kasus Novel
Panglima TNI: Saya berikan prajurit terbaik kawal penyidik KPK
Polri siap kawal penyidik KPK asal ada permintaan
Teten Masduki jenguk Novel Baswedan, sampaikan salam dari Jokowi