Polisi Belum Temukan Ponsel Utama Diplomat Kemlu ADP, Terakhir Aktif di Mall Grand Indonesia
Polisi mengaku belum menemukan ponsel utama diplomat Kemlu ADP yang tewas kepala terlilit lakban.
Polda Metro Jaya menjelaskan perkembangan terbaru terkait barang bukti ponsel yang diamankan dalam penyelidikan kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ADP.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, membenarkan bahwa salah satu ponsel milik korban, Samsung Galaxy Note 9, ditemukan di kamar tempat ADP menginap. Namun, ponsel tersebut tidak dalam kondisi aktif.
“Handphone yang ada di sini adalah handphone yang ditemukan di kamar. Menurut keterangan, ponsel itu memang tidak digunakan, tapi ada di kamar,” ujar Wira dalam konferensi pers, Selasa (29/7).
Sementara itu, satu unit ponsel lainnya, Samsung Galaxy S22 Ultra yang sehari-hari digunakan korban, hingga kini belum ditemukan.
“Kami sampaikan bahwa handphone tersebut belum ditemukan,” kata Wira.
Meski belum ditemukan secara fisik, polisi mengaku masih dapat menelusuri riwayat aktivitas ponsel tersebut.
Berdasarkan hasil pelacakan terakhir, sinyal ponsel S22 Ultra itu terdeteksi aktif di kawasan Mall Grand Indonesia.
“Perlu kami sampaikan bahwa handphone ini terakhir aktif dan kemudian mati (off) di Grand Indonesia. Kalau handphone dalam kondisi off, tentu akan sulit kami lacak,” jelas Wira.