Polisi Amankan Puluhan Remaja Saat Bangunkan Warga Sahur
Syamsuriansyah menambahkan mereka melanggar maklumat yang dikeluarkan oleh Kapolri serta imbauan pemerintah terkait physical distancing.
Tim Penegak Hukum Operasi Aman Nusa 2 Cegah Covid-19 Polresta Mamuju mengamankan puluhan remaja yang berpawai membangunkan warga sahur di masa pandemi Covid-19. Aksi mereka sebelumnya sudah menuai kritik dari sejumlah warga, dinilai melanggar physical distancing.
Selain itu, mereka menggunakan kendaraan yang berknalpot bogar dan digeber sangat kencang, sehingga menghasilkan suara bising yang sangat mengganggu pendengaran warga.
"Kami tadi bawa mereka sekitar pukul 03.00 Wita ke kantor untuk didata,"kata Kasatreskrim Polresta Mamuju AKP Syamsuriansyah kepada Liputan6.com, Sabtu (2/5).
Syamsuriansyah menambahkan mereka melanggar maklumat yang dikeluarkan oleh Kapolri serta imbauan pemerintah terkait physical distancing.
"Kapolri telah mengeluarkan maklumat yang intinya adalah mengajak kita semua untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, baik itu kegiatan sosial dan sebagainya," ujarnya.
Menurut Syamsuriansyah, meskipun niat para remaja itu baik untuk membangunkan warga sahur, namun dengan kondisi saat ini tidak tepat. Setelah mendapatkan pembinaan mereka pun di pulangkan ke rumah masing-masing.
Sementara itu, Immang salah seorang warga menyambut baik langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para remaja bisa menimbulkan kegaduhan di tengah pandemi, apa lagi menggeber kendaraan dengan keras, itu sangat mengganggu warga.
"Sudah dua kali saya dikasih kaget pas sahur, waktu pertama parah, itu anakku kasihan bangun, merah matanya, sampai kaget mendengar suara bising dan tidak bisa tidur," tutur Immang.
Reporter: Abdul Rajab Umar
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Hendak Konvoi Kelulusan, Puluhan Siswa di Karanganyar Dicegat Polisi
Begadang di Alun-Alun Jember, 6 Santri Pria dan Perempuan Ditangkap Satpol PP
Sekolah Diliburkan untuk Cegah Corona, 50 Anak Kedapatan Main di Warnet
Diminta Belajar di Rumah karena Corona, Pelajar Jombang Kedapatan Asyik Kongkow
Abaikan Imbauan Belajar di Rumah, Puluhan Siswa di Medan Terjaring Razia Satpol PP