LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polda NTT akan Tangkap Warga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19

Sejumlah video berisi peristiwa pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 dari rumah sakit di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), beredar dan viral di media sosial. Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan akan menindak siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

2021-07-22 12:17:04
Corona di Indonesia
Advertisement

Sejumlah video berisi peristiwa pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 dari rumah sakit di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), beredar dan viral di media sosial. Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan akan menindak siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Kita tidak tolerir lagi dengan alasan apapun, kalau masih terjadi, saya sudah perintahkan Kapolres jajaran Polda untuk tangkap sesuai hukum yang berlaku," kata Lotharia, Kamis (22/7).

Menurut Lotharia, para pelaku pengambil jenazah pasien covid-19 akan dijerat pasal 212 dan 218 KUHP serta pasal 93 UU 16 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan.

Advertisement

"Menurut saya, keselamatan rakyat adalah segalanya, jangan karena emosional melakukan pengambilan paksa dan saat ini setelah saya melakukan pendalaman, saya perintahkan Kapolres untuk melakukan swab dan beberapa orang yang kemarin melakukan pengambilan paksa jenazah positif covid-19," ungkapnya.

Lotharia menegaskan, aksi warga tersebut membahayakan keselamatan banyak orang sehingga pihaknya tidak akan tolerir.

"Saya akan tangkap dan proses hukum untuk masyarakat yang mengambil paksa jenazah. Koordinasilah dengan baik, jika ingin melihat jenazah untuk terakhir kalinya. Tapi jika mengambil paksa jenazah, itu menyebarkan sesuatu yang lebih berbahaya dan melanggar undang-undang karantina kesehatan," tegas Lotharia Latif.

Advertisement

Baca juga:
Menko Luhut: Kita Punya Tanggung Jawab ke Rakyat & Konstituen, Jagalah Sikap!
Tiga Orang Pengunjuk Rasa Tolak PPKM di Bandung Reaktif Covid-19
Luhut Sebut Testing dan Tracing di Permukiman Padat Penduduk akan Digencarkan
Pemerintah Sayangkan Masih Ada Masyarakat Abai Prokes saat Iduladha
Luhut: Tak Ada Satu pun Negara yang Bisa Hadapi Varian Delta
Polres Jakbar Periksa Pemilik Yayasan Rumah Duka Usut Kasus Kartel Kremasi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.