Polda Metro siagakan 100 personel amankan demo FPI di Kantor Kompas
"60 Personel Dit Sabhara Polda Metro Jaya dan 30 personel dari Polres Metro Jakarta Pusat."
DPP Front Pembela Islam (FPI) bakal melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kompas, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Aksi ini didasari atas penolakan pemberitaan yang dianggap negatif terhadap bulan suci Ramadan oleh Kompas Group terkait kasus Warteg di Kota Serang Banten.
Sebagai langkah antisipasi, Polda Metro Jaya menurunkan 100 personel untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi tersebut.
"Pengamanan itu sendiri terdiri dari 60 personel Dit Sabhara Polda Metro Jaya dan 30 personel dari Polres Metro Jakarta Pusat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan, Kamis (16/6).
Awi menambahkan, usai aksi unras dikabarkan para pendemo akan melanjutkannya dengan beraudensi yang dikuti oleh 20 orang. Audensi tentunya terkait permasalahan penghapusan Perda Syariat di Serang Banten.
"Untuk itu kami akan antisipasi kericuhan pada saat audensi berlangsung. Namun, kami harapkan semua berjalan kondusif," tutupnya.
Baca juga:
Ahok dalam sorotan media asing, rusak sistem parpol sampai ribut FPI
Cerita FPI tak dapat kursi hingga sindir Ahok di demo anti-PKI
Demo antiPKI, massa malah sindir TNI masuk gorong-gorong sampai Ahok
Jumat, FPI siap kawal apel siaga anti-PKI di Istana
Mendagri panggil Walkot Serang soal razia warung makan saat Ramadan
Ulama Serang melabrak pemerintah dan donatur Ibu Eni
Pimpinan DPR usul Pemda bikin SOP Satpol PP saat merazia
Wakil Ketua DPR sesalkan tindakan arogan Satpol PP sita dagangan