LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polda Metro Jaya gerebek ternak sapi di Cileungsi

Di lahan ternak itu, terdapat ribuan sapi asal Australia.

2015-08-13 17:06:06
Daging sapi langka
Advertisement

Setelah Bareskrim, giliran personel Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) peternakan sapi milik PT Widodo Makmur Perkasa, Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Sidak langsung dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mujiono.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Kamis (13/8), ribuan ekor sapi berada di sana. Sapi-sapi itu dipisahkan berdasarkan umurnya.

Luas ternak sapi tersebut mencapai lebih kurang lima hektare. Tidak banyak pegawai yang sedang bekerja, hanya dua orang petugas keamanan yang berjaga.

"Saya kerja berdua sama teman saya, satu shift delapan jam mas. Karyawan tetapnya cuma 40 orang," ujar salah seorang sekuriti, Udin (51), Bogor, Kamis (13/8).

Dari hasil sidak ini, dihimpun data ribuan sapi itu berasal dari Australia dan semua merupakan sapi potong. Sapi yang saat berada di lokasi persinggahan tersebut berkisar 2.500 ekor.

Sebelumnya, dipimpin Kepala Badan Reserse Kriminal, Komjen Budi Waseso, tim Bareskrim Polri menggerebek tempat penggemukan feedloter sapi PT Brahman Perkasa Sentosa (BPS) di Jalan Kampung Kelor no 33 kec Sepatan Tangerang atas dugaan kelangkaan daging di pasar.

"Dugaan kan ini kan karena ada kelangkaan daging kita mau cek, penampungan sapi. Bisa saja ini kelangkaan ini ada unsur kesengajaan. Ada ribuan sapi ini, ada 500 tidak dipotong," ujar Budi Waseso saat dihubungi, Rabu (12/8).

"Sedang kita kumpuli data, keterangan saksi-saki, semua sedang kita kumpulkan," tambahnya.

Sementara, operasi telah dilakukan ke beberapa tempat, namun yang telah melaporkan hasil penggeledahan baru satu lokasi. Selain PT PBS, tegas Waseso, tidak menutup kemungkinan akan ada penemuan penyimpangan penyimpangan di lokasi yang lain.

"Tidak menutup kemungkinan, pasti," tutup Jenderal Bintang Tiga ini.

Baca juga:
Timbun daging sapi, PT BPS diancam denda Rp 50 miliar
Cegah penolakan pedagang, polisi kawal operasi pasar daging sapi
Polri gerebek tempat penggemukan sapi di Sepatan Tangerang
Bareskrim gerebek tempat sapi di Tangerang terkait kelangkaan daging
Kapolri sebut ada 41 feedloter terkait penggerebekan tempat sapi
Pedagang pusing pembeli tawar harga daging sapi Rp 90 ribu
Ini alasan PT BPS timbun 500 daging usai digerebek Bareskrim

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.