Kapolri sebut ada 41 feedloter terkait penggerebekan tempat sapi
Merdeka.com - Kepala Kepolisian RI, Jenderal Badrodin Haiti membenarkan penggeledahan yang dilakukan Polri terhadap tempat penggemukan feedloter sapi di Sepatan Tangerang milik PT Brahman Perkasa Sentosa (BPS) di Jalan Kampung Kelor no 33 kec Sepatan Tangerang atas dugaan kelangkaan daging sapi di pasar. Berdasarkan penelitian oleh pihak kepolisian terhadap dugaan terjadinya penyimpangan dalam pengadaan daging sapi, Badrodin mengaku telah memiliki data dengan jumlah 41 feedloter.
"Data itu ada 41 feedloter yang kita teliti," kata Badrodin di STIK PTIK, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (12/8).
Lanjut dia, 41 feedloter tersebut bukan berdasarkan laporan dari Kementerian Pertanian. Melainkan hasil penelitian polisi berdasarkan penyajian data dari Kementerian Pertanian terkait dugaan penyimpangan beberapa perusahaan yang berkaitan dengan supply sapi. Dari dugaan itu, pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan di lapangan dan menemukan ada indikasi.
"Kita cek ke lapangan ada indikasi. Ya, kita lakukan penggeledahan," ujarnya.
Dari penggeledahan, imbuhnya, polisi sedang mendalami apakah ada tindakan pelanggaran hukum atau tidak.
Diketahui, Polri telah melakukan penggeledahan di dua lokasi saat ini. Yang pertama, Penggeledahan dilakukan di PT Brahman Perkasa Sentosa (BPS) di Jalan Kampung Kelor no 33 kec Sepatan Tangerang sekitar pukul 15.00 WIB dan di PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) Jl, Tanjung Burung desa Kandang Genteng no 33 kec. teluk Naga Tangerang pada malam ini.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya