Polda Jabar lacak pembuat Bikini, camilan dengan kemasan erotis
Kabarnya, camilan itu paling banyak di jual di Kota Bandung.
Polda Jabar langsung melacak peredaran camilan bermerek Bikini (Bihun Kekinian) yang kemasannya bernuansa vulgar. Kabarnya camilan ini beredar di Kota Bandung.
"Kita cari tahu dulu, katanya kan ada tulisan kalau itu memang diproduksi di sini (Bandung)," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (4/8).
Pada kemasan produk Bikini, gambar depannya menampilkan tubuh wanita dengan petunjuk 'remas aku'. Sejumlah kalangan menilai gambar di kemasan berbau pornografi dan meresahkan. Bambang mengaku belum melihat langsung camilan yang dijual Rp 15 ribu per kemasannya.
"Tapi kalau lihat langsung belum. Saya tahu itu yang bungkusnya ada gambar gitu kan," jelasnya.
"Kita akan dalami dulu persoalannya seperti apa, kalau urusan penarikan itu urusan BPOM lah, kalau kita kan masalah hukumnya," ungkapnya.
Baca juga:
Cemilan Mi 'Bikini' diprotes karena berbau pornografi
Heboh, mi 'bikini' pajang tubuh wanita berbikini