LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polda Jabar Gandeng TNI Antisipasi Kerawanan Tanggal 22 Mei

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjamin keamanan Provinsi Jawa Barat saat pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019 pada 22 Mei. Polri sudah melakukan koordinasi dengan Kodam III/Siliwangi guna mengantisipasi kerawanan saat pengumuman hasil pleno KPU pusat.

2019-05-17 20:22:07
Rekapitulasi KPU
Advertisement

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjamin keamanan Provinsi Jawa Barat saat pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019 pada 22 Mei. Polri sudah melakukan koordinasi dengan Kodam III/Siliwangi guna mengantisipasi kerawanan saat pengumuman hasil pleno KPU pusat.

"Saya bersama Pangdam III Siliwangi sudah melakukan koordinasi. Kami akan melakukan pengamanan maksimal di wilayah Jawa Barat dengan kekuatan yang ada," kata Kapolda saat melakukan kunjungan ke Kota Tasikmalaya bersama Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono, Jumat (17/5).

Kapolda menyebut bahwa saat ini muncul banyak isu tentang gerakan massa untuk melegitimasi hasil pleno KPU pusat. Namun meski demikian, ia meminta agar masyarakat Jawa Barat menahan diri dan tidak terpancing isu tersebut.

Advertisement

Dalam mengantisipasinya, Rudy mengaku selain memperkuat koordinasi satuan di wilayah Jawa Barat, juga dengan satuan lainnya yang ada di luar. Oleh karena itu, ia menilai bahwa keamanan saat pengumuman hasil Pemilu 2019 akan tetap kondusif.

"Saya mengimbau, warga di Jawa Barat agar senantiasa menjaga dan menahan diri saat menunggu hasil Pemilu 2019 ini. Apalagi, saat ini masih merupakan momen Ramadan," katanya.

Di momentum Ramadan ini, Kapolda mengajak semua pihak agar mempererat tali silaturrahmi antar sesama dan menjaga kekhidmatan berpuasa. "Saya imbau masyarakat, kalau bisa jangan sampai ikut melakukan aksi karena pesta demokrasi ini hanya tinggal menunggu waktu KPU mengumumkan sesuai dengan apa yang di dapat," ungkapnya.

Advertisement

Baca juga:
Situng Tak Perlu Disetop, Bawaslu Minta KPU Hati-Hati saat Entry Data
KPU RI Belum Terima Hasil Penghitungan Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur
KPU: Yang Tidak Ada Sengketa Bisa Ditetapkan
Polda NTT Kembali Terbangkan Ratusan Personel ke Jakarta Jaga Pleno KPU Pusat
Situng KPU 85,98%: Jokowi-Ma'ruf 73,78 Juta Suara, Prabowo-Sandi 57,59 Juta Suara
Jelang Pengumuman Pleno KPU, Polda Kalbar Kembali Kirim Personel ke Jakarta
KPU Tegaskan 22 Mei Penyelesaian Rekapitulasi, Bukan Pengumuman Pemenang Pilpres

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.