PLN Pastikan Api Misterius di Seyegan Bukan Akibat Korsleting Listrik
PLN UP3 Sleman telah melakukan investigasi menyeluruh dan memastikan bahwa kemunculan api misterius di Seyegan yang meresahkan warga bukan disebabkan oleh korsleting listrik, menepis kekhawatiran publik.
PLN UP3 Sleman memastikan api misterius yang muncul puluhan kali di sebuah rumah di Seyegan, Sleman, Yogyakarta, bukan berasal dari korsleting listrik. Pernyataan ini disampaikan oleh Manager PLN UP3 Sleman, Ririn Harwati, setelah tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Insiden api misterius Seyegan ini terjadi di rumah Mutfiana di Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Kemunculan api telah berlangsung sejak 23 Mei 2026 dan terjadi puluhan kali, menyita perhatian publik serta menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Investigasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari fenomena api misterius Seyegan yang meresahkan warga. Tim Teknik UP3 Sleman melakukan pemeriksaan lapangan pada Jumat (29/5) siang, menelusuri seluruh instalasi listrik di lokasi kejadian.
Investigasi Menyeluruh PLN di Lokasi Api Misterius Seyegan
Tim Teknik PLN UP3 Sleman segera merespons laporan mengenai kemunculan api misterius di Seyegan yang telah terjadi lebih dari 46 kali. Mereka langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan mendalam terhadap seluruh instalasi listrik rumah yang terdampak.
Proses pemeriksaan ini mencakup penelusuran setiap komponen kelistrikan, mulai dari meteran hingga instalasi di dalam rumah. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi masalah yang bisa menyebabkan percikan api atau korsleting.
“Jumat (29/5) siang itu kami cek ke lokasi kejadian dan tidak ditemukan adanya kebocoran instalasi listrik,” kata Ririn Harwati. Hal ini memberikan kejelasan awal terkait sumber masalah yang sedang diselidiki di tengah banyaknya spekulasi yang beredar di masyarakat.
Hasil Pemeriksaan: Instalasi Listrik Aman dari Korsleting
Selain fokus pada kebocoran instalasi, tim PLN juga memeriksa kemungkinan kerusakan lain pada sistem kelistrikan rumah Mutfiana. Mereka memastikan tidak ada komponen yang rusak atau aus yang dapat memicu fenomena api misterius Seyegan.
Pemeriksaan detail ini mencakup kondisi kabel, stop kontak, sakelar, dan perangkat listrik lainnya untuk memastikan keamanan dan fungsionalitasnya. Api dilaporkan muncul secara acak dan tanpa suara atau percikan api awal, menambah misteri di balik kejadian ini.
Ririn Harwati dengan tegas menyatakan, “Tidak ada kerusakan listrik di lokasi yang menjadi penyebab percikan api.” Pernyataan ini menguatkan bahwa sumber api tidak berasal dari masalah kelistrikan internal rumah, meskipun sempat menjadi dugaan awal.
Dari seluruh hasil pemeriksaan lapangan, PLN UP3 Sleman memastikan instalasi listrik di rumah tersebut dalam keadaan baik. Tidak ada percikan api yang diakibatkan oleh korsleting, menepis salah satu kekhawatiran utama publik dan pemilik rumah.
Upaya Lintas Instansi Mengungkap Misteri Api Seyegan
Meskipun PLN telah memastikan bahwa api misterius di Seyegan bukan karena masalah listrik, fenomena ini tetap menjadi misteri yang perlu dipecahkan. Kejadian ini telah menyebabkan kerusakan pada barang-barang di rumah dan menimbulkan keresahan berkepanjangan bagi penghuninya.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY menduga api berasal dari gas organik, kemungkinan gas metana dari septic tank. Hal ini disebabkan oleh kondisi tanah vulkanik yang porous di Seyegan yang memungkinkan gas merembes ke permukaan.
PLN menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya seperti DPUP ESDM DIY, UPN Veteran, dan BPBD Sleman. Tujuannya adalah untuk mencari tahu penyebab sebenarnya dari kemunculan api yang berulang ini dan memberikan solusi jangka panjang.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Ririn. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat mengungkap misteri di balik kejadian ini dan mencegah insiden serupa di masa mendatang, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Sumber: AntaraNews