PKS soal pengganti Badrodin: Jangan sampai Polri disandera Presiden
Sebab, pertengahan Juli mendatang, Badrodin sudah memasuki masa pensiun.
Politikus PKS, Nasir Djamil, mendesak Presiden Jokowi segera menentukan siapa calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Badrodin Haiti. Sebab, pertengahan Juli mendatang, Badrodin sudah memasuki masa pensiun.
"Saya pikir Presiden tak boleh berlama-lama tentukan jabatan Kapolri akan datang. Presiden harus segera undang Kompolnas. Jangan sampai institusi Polri disandera presiden. Jangan menggantung calon Kapolri ini, karena mepet," kata Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/6).
Jika Jokowi ingin memperpanjang masa jabatan Badrodin, Nasir meminta agar pemerintah menyampaikannya dalam rapat konsultasi dengan DPR. Sebab tidak ada mekanisme perpanjangan yang diatur dalam undang-undang.
"Karena itu rapat konsultasi, ikut pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan dewan. Untuk disampaikan alasan perpanjangan," tuturnya.
Dia juga berharap agar Jokowi tak hanya mengirim calon pengganti Kapolri melalui surat saja ke DPR. "Itu membuat Kapolri yang diperpanjang itu diragukan," ujarnya.
"Makanya itu supaya lebih smooth dan smart lakukan rapat konsultasi. Sehingga kemudian, rapat DPR dalam hal ini Komisi III dengan Polri akan lebih baik," imbuhnya.
Baca juga:
PPP sebut Jokowi tak bisa disetir soal calon kapolri
Politikus PDIP jamin tak akan gaduh jika Budi Gunawan jadi Kapolri
PDIP kian getol dorong Jokowi jadikan Komjen BG jadi Kapolri
PDIP minta Jokowi segera putuskan Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri
PKS dukung Komjen BG jadi Kapolri gantikan Badrodin
Menko Polhukam: Badrodin polisi yang baik
Pramono Anung sebut sudah waktunya Jokowi putuskan calon kapolri