PKB sebut kunjungan delegasi muslim RI ke Israel untuk penelitian
Pertemuan antara tujuh delegasi muslim Indonesia dengan Presiden Israel Reuven Rivlin menuai polemik di Tanah Air. Salah satu dari tujuh delegasi itu merupakan pengurus MUI. Wasekjen PKB Lukman Edy tidak ada penugasan dari MUI untuk melakukan pertemuan tersebut.
Pertemuan antara tujuh delegasi muslim Indonesia dengan Presiden Israel Reuven Rivlin menuai polemik di Tanah Air. Salah satu dari tujuh delegasi itu merupakan pengurus MUI. Wasekjen PKB Lukman Edy tidak ada penugasan dari MUI untuk melakukan pertemuan tersebut.
"Saya kira karena enggak ada penugasan khusus dari MUI ke sana. Tidak perlu kita persoalkan mungkin saja dia sambil kunjungan wisata kemudian ada kenal orang dekatnya Presiden Israel itu saja," kata Lukman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/1).
Sepengetahuannya, rombongan muslim itu adalah peneliti. Mereka tengah melakukan penelitian terkait negara Israel. Oleh sebab itu, Lukman membantah jika ada pembicaraan politik antara delegasi muslim Indonesia dengan Rivlin.
"Karena setahu saya ada salah satu dri rombongan yang peneliti tentang Israel. Orang indonesia yang meneliti tentang Israel jadi konteksnya berbeda. Tidak ada muatan politik sama sekali tidak ada muatan penugasan misalnya," klaimnya.
Sebelumnya, tujuh delegasi muslim Indonesia menemui Presiden Israel Reuven Rivlin di kediamannya, Beit HaNassi, Talbiyah, Yerusalem. Kedatangan mereka diprakarsai oleh Australia/Israel & Jewish Affairs Council (AIJAC).
Kedatangan mereka diterima langsung oleh Rivlin. Para delegasi dan kepala negara Yahudi itu membicarakan hubungan antara Umat Islam dan Yahudi. Dia juga berharap Indonesia bisa membuka kerja sama dan saling berinteraksi di masa mendatang.
Dilansir dari Israel Ministry of Foreign Affairs, pertemuan itu berlangsung pada Rabu (18/1/) lalu. "Saya yakinkan kepada Anda bahwa di Yerusalem, kota Tuhan, semua orang bisa beribadah sesuai dengan keyakinannya. Dan Israel akan terus membela hak ini, tidak peduli apapun propaganda anti-Israel tentang hal ini. Selama ini, propaganda yang selama ini muncul untuk memprovokasi dunia Islam terhadap Israel," kata Rivlin, demikian dikutip dari Times of Israel, Kamis (19/1).
Menurut Rivlin, di negaranya kehidupan antar umat beragama Samawi sangat harmonis. Dia menyebut, demokrasi yang dibangun di Israel tak hanya bagi Yahudi, tapi juga semua agama.
"Nenek moyang saya percaya, seperti saya, bahwa kita semua bisa tinggal di sini bersama-sama. Kami percaya di Israel sebagai negara demokratis dan Yahudi, bukan demokrasi hanya untuk orang-orang Yahudi. Ada demokrasi untuk semua orang," tambahnya.
Baca juga:
Fahri sebut 7 delegasi muslim ke Israel telah menghina Soekarno
Kunjungan delegasi muslim ke Israel ganggu perasaan umat Islam di RI
MUI: Israel penjajah, pengurus dilarang berkunjung ke negara Zionis!
Kemarahan petinggi MUI anggotanya diam-diam ketemu Presiden Israel
MUI kutuk anggotanya ketemu Presiden Israel, bakal ditindak tegas