Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemarahan petinggi MUI anggotanya diam-diam ketemu Presiden Israel

Kemarahan petinggi MUI anggotanya diam-diam ketemu Presiden Israel 7 Delegasi muslim Indonesia temui Presiden Israel. ©2017 Times of Israel

Merdeka.com - Petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) marah ada anggotanya tanpa izin bertemu Presiden Israel, Reuven Rivlin. Total ada tujuh delegasi Muslim Indonesia menemui Rivlin di kediamannya, Beit HaNassi, Talbiyah, Yerusalem.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Zainut Tauhid Sa'adi memastikan kunjungan Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI Istibsyaroh, tanpa sepengetahuan pimpinan. Langkah ini jelas melanggar aturan organisasi.

"MUI melarang semua pengurusnya untuk berkunjung ke negara Zionis dengan atau tanpa dalih apa pun," tuturnya kepada merdeka.com, Jumat (20/1).

Menurutnya, MUI sebagai salah satu representasi umat Islam Indonesoa berkomitmen untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Hal tersebut sesuai dengan semangat konstitusi yakni menolak segala macam bentuk penindasan dan penjajahan.

"Israel adalah negara agresor dan penjajah yang selama ini berbuat zalim terhadap rakyat Palestina," tegasnya.

Zainut mengatakan, akan meminta klarifikasi langsung ke Istibsyaroh. "Saya pastikan Ibu Istibsyaroh ke Israel bukan atas nama MUI. MUI akan memanggil beliau untuk minta klarifikasi atau tabayyun," katanya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Muhammad Zaitun Rasmin saat dihubungi merdeka.com memberikan klarifikasi resmi MUI yang disampaikan oleh Ketua MUI bidang Luar Negeri, KH Muhyidin Junaidi.

"MUI jelas mengutuk sekeras kerasnya kunjungan tersebut atas nama apa pun," imbuhnya.

Menurutnya, Indonesia tengah memperjuangkan kemerdekaan Palestina di dunia Internasional. Terlebih secara politik politik luar negeri Indonesia tidak ada hubungannya dengan Israel.

"Seharusnya beliau paham posisi MUI dan Indonesia tentang Palestina," tegasnya.

Muhyidin menegaskan MUI akan mengambil sikap terhadap tindakan anggotanya itu. Dia pun menyarankan agar Istibsyaroh mengundurkan diri dari jabatannya. "Itu lebih baik demi muruah MUI dan Indonesia," tandasnya.

Seperti diketahui, tujuh delegasi Muslim Indonesia menemui Presiden Israel Reuven Rivlin di kediamannya, Beit HaNassi, Talbiyah, Yerusalem. Kedatangan mereka diprakarsai oleh Australia/Israel & Jewish Affairs Council (AIJAC).

Kedatangan mereka diterima langsung oleh Rivlin. Para delegasi dan kepala negara Yahudi itu membicarakan hubungan antara Umat Islam dan Yahudi. Dia juga berharap Indonesia bisa membuka kerja sama dan saling berinteraksi di masa mendatang.

"Saya yakinkan kepada Anda bahwa di Yerusalem, kota Tuhan, semua orang bisa beribadah sesuai dengan keyakinannya. Dan Israel akan terus membela hak ini, tidak peduli apapun propaganda anti-Israel tentang hal ini. Selama ini, propaganda yang selama ini muncul untuk memprovokasi dunia Islam terhadap Israel," kata Rivlin, demikian dikutip dari Times of Israel, Jumat (20/1).

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP