LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pihak SMA Nusantara Plus menskors 7 siswa pembully ikut konseling

Mugiarto memastikan dalam tindak perundungan yang dilakukan senior terhadap juniornya itu tidak ada unsur kekerasan.

2017-08-21 20:29:00
Bullying
Advertisement

Sebanyak tujuh murid perempuan kelas XII SMA Nusantara Plus, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diberi sanksi skors oleh pihak sekolah lantaran terbukti melakukan perundungan terhadap lima siswi kelas X yang merupakan adik kelas mereka, pada Jumat (11/8) kemarin. Kasus perundungan itu sebelumnya sempat tersebar melalui instagram atas nama akun @adamdeni_ dan viral di media sosial.

"Terhadap tujuh murid kelas XII yang melakukan hal tersebut, kami kenakan sanksi skors selama satu minggu. Skorsnya ini bukan dirumahkan, tapi tetap masuk ke sekolah untuk mengikuti bimbingan konseling," terang Wakil Kepala SMA Nusantara Plus Bidang Kesiswaan Mugiarto, Senin (21/8/2017).

Menurut Mugiarto, sanksi ini diberikan sebagai upaya pembinaan sekolah terhadap para siswa yang terbukti melakukan penyimpangan di sekolah. Dia juga memastikan dalam tindak perundungan yang dilakukan senior terhadap juniornya itu tidak ada unsur kekerasan.

"Ini sanksi sedang yang kami jatuhkan kepada siswi indisipliner, Jadi sanksi ini selain untuk efek jera, juga sebagai pembinaan terhadap anak-anak yang masih dalam tanggung jawab kami pihak sekolah," tutur Mugiarto.

Sebelumnya, video bullying terhadap lima murid kelas 11 SMA Nusantara Plus menampilkan mereka sedang dimarahi oleh kakak kelasnya. Kejadian itu berlangsung di Situ Gintung, tepatnya selepas jam sekolah pada 11 Agustus 2017 silam.

Awalnya, murid perempuan kelas 12 merasa tidak senang dengan tatapan adik kelasnya hingga mereka membawa ke Situ Gintung untuk menjalani hukuman. Di sana, murid kelas 11 disuruh berlutut lalu dimarahi oleh kakak kelasnya.

Selain itu, murid kelas 11 juga disuruh meminum sebuah minuman di wadah plastik yang terbuat dari campuran beberapa macam bahan, di antaranya minuman serbuk rasa jeruk yang dicampur dengan bubur kacang hijau.

Baca juga:
Cuma gara-gara tak kompak, 5 pelajar SMA di Tangsel di-bully senior
Disdik Tangsel selidiki kasus bully siswi SMA Nusantara Plus
Marak kasus bullying, Dinsos DKI dirikan rumah perlindungan anak
Cegah kekerasan pada anak, KPAI minta orang tua perhatikan pola asuh
Psikolog: Pelaku bullying dikeluarkan dari sekolah langgar hak anak

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.