LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PIA DPR nyatakan sikap tolak persekusi terhadap perempuan dan anak

Istri Ketua DPR Setya Novanto itu berharap, agar para pelaku persekusi dapat dihukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan. Dia juga berharap agar pelaku persekusi dihukum seberat-beratnya.

2017-06-09 20:48:42
Persekusi
Advertisement

Persatuan Istri Anggota (PIA) DPR mendeklarasikan pernyataan sikap menolak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Acara deklarasi ini dihadiri oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Komnas Perlindungan Anak, dan seluruh organisasi serta LSM pemerhati anak di Indonesia.‎
‎
"Saya sangat memprihatinkan kekerasan terhadap anak. Tetapi yang membuat menambah keinginan kita membuat pernyataan sikap itu persekusi yang terjadi terhadap anak dan perempuan. Karena persekusi itu yang terjadi terhadap anak dan perempuan bukan barang baru lagi, sudah dari dahulu sudah ada. Ini membuat kita menyatakan sikap bahwa tidak seharusnya anak dan perempuan diberlakukan persekusi seperti itu," kata Ketua PIA DPR Deisti Novanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/6).

Istri Ketua DPR Setya Novanto itu berharap, agar para pelaku persekusi dapat dihukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan. Dia juga berharap agar pelaku persekusi dihukum seberat-beratnya.

"Karena benar-benar menciderai hak-hak anak. Saya juga mengimbau kepada masyarakat dan anak-anak yang bermain sosial media agar stop berhenti lakukan ujaran kebencian, jadi bukan sudah tempatnya lagi kita mau mengeluarkan ujaran kebencian dan sosial me‎dia. Sosial media harus dipakai untuk hal-hal yang lebih positif," tuturnya.

Deisti juga mengapresiasi aparat pemerintah yang telah menindak para pelaku persekusi beberapa waktu lalu. Dia menilai negara hadir dalam dan cepat dalam menangkap pelaku.

"Jadi memang kekerasan terhadap perempuan dan anak bahwa negara harus ikut hadir. Jadi dari seluruh elemen masyarakat, maupun negara dan juga petinggi-petinggi harus ambil bagian di masyarakat dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujarnya.

Adapun deklarasi menolak kekerasan terhadap perempuan dan anak itu ditandai dengan penandatanganan deklarasi. "Dan tandatangan ‎itu akan diberikan kepada Presiden," tandasnya.‎

Baca juga:
Presidium alumni 212 nilai aksi persekusi akibat ketidakadilan hukum
Masyarakat diminta tak takut laporkan persekusi
Anak-anak & wanita rentan menjadi korban persekusi hingga kekerasan
Polisi buru Udin alias Bewok, pelaku persekusi di Cipinang
Persekusi di Malaysia, 2 pastor dan 1 pemuka Syiah hilang
Udin alias Bewok, masuk DPO pelaku persekusi di Cipinang
Polisi kembali periksa Ketua RW soal kasus persekusi di Cipinang

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.