Pesawat F-16 Luncurkan Rudal Maverick, Bisa Hancurkan Bunker dan Tank Baja
Maverick adalah peluru kendali udara ke darat dengan daya ledak yang didesain untuk menghancurkan kendaraan lapis baja, bunker, radar dan sasaran keras dengan dimensi kecil. Setelah ditembakkan, Maverick akan secara otomatis meluncur ke sasaran yang sudah dikunci secara visual oleh penerbang
Skuadron Udara 16 melaksanakan latihan penembakan rudal maverick di training area Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Para penerbang Skadron Udara 16 melatihkan beragam teknik penembakan mulai dari pola penembakan dasar (academic), ketinggian rendah (low altitude) maupun sedang (medium altitude).
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka mengatakan, Skuadron Udara 16 memiliki tugas penting dalam pelaksanaan Operasi Matra Udara. Dalam beberapa operasi militer, pesawat F-16 mendapatkan tugas untuk menetralisir kekuatan darat melalui udara. Bahkan juga melemahkan kekuatan musuh di udara.
"Program latihan profisiensi Maverick menggunakan rudal khusus yang didesain untuk latihan disebut dengan Training Guided Missile (TGM). Rudal ini tidak membawa hulu ledak namun tetap dilengkapi sensor dan penjejak infra merah guna melatihkan manuver akuisisi sasaran," kata Ronny kepada merdeka.com, Sabtu (2/2).
Sementara itu, Komandan Skuadron Udara 16 Lanud Rsn Letkol Pnb Bambang Apriyanto menyebutkan, pesawat F-16 C/D Block 52ID yang diawaki crew Skuadron Udara 16 dapat menggunakan berbagai metode serangan udara ke darat. Salah satunya adalah kemampuan pesawat menggotong rudal AGM-65G Maverick.
"Maverick adalah peluru kendali udara ke darat dengan daya ledak yang didesain untuk menghancurkan kendaraan lapis baja, bunker, radar dan sasaran keras dengan dimensi kecil. Setelah ditembakkan, Maverick akan secara otomatis meluncur ke sasaran yang sudah dikunci secara visual oleh penerbang," ucap Bambang.
Bambang menjelaskan, manuver ketinggian tinggi sambil mengitari sasaran (medium altitude from wheel) juga dilatih untuk memberikan fleksibilitas dalam menentukan arah datang serangan.
"Untuk latihan tingkat lanjut, penembakan maverick dikombinasikan dengan taktik serangan udara ke darat (surface air tactic) yang menggunakan skenario lebih kompleks dan disertai dengan simulasi ancaman," ucapnya.
Baca juga:
Mengenang Pesawat Tempur TNI yang Pernah Berjibaku dalam Perang
Mengupas Helikopter TNI AL Bisa Menghancurkan Kapal Selam Musuh
PTDI Serahkan 5 Helikopter Anti Kapal Selam ke TNI AL
Inilah Kekuatan TNI, Salah Satu Militer Terkuat di Dunia
Rudal-Rudal Mematikan Jadi Senjata Andalan Pesawat Tempur TNI
Inilah Harga Pesawat Tempur yang Dimiliki TNI