Pertamina Tambah 258.000 Tabung LPG 3 Kg di Bali Selama Perayaan Galungan dan Kuningan
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Bali, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup.
PT. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Bali dalam kondisi aman selama rangkaian perayaan Hari Raya Galungan yang jatuh pada tanggal 17 Juni dan Kuningan yang jatuh pada 27 Juni 2026.
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Bali, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, selama momen perayaan ini, stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan. Pertamina juga tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar.
"Pada momen perayaan ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran tambahan (extra dropping) sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat," kata Ahad Rahedi, Selasa (16/6).
"Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek quantity and quality (QQ) BBM," imbuhnya.
Tak Perlu Panic Buying
Ia menyebutkan, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan penyaluran tambahan hingga 95 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 258.160 ribu tabung untuk seluruh wilayah Bali.
Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat sehingga masyarakat dapat menikmat momen perayaan kali ini dengan tenang.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Ahad.
Ia juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan LPG sesuai peruntukannya, dimana LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Serta menggunakan LPG non subsidi (Brightgas) bagi masyarakat mampu.
"Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135," ujarnya.