Perkuat pertahanan laut, Jenderal Moeldoko kerjasama dengan Bakamla
Kesepakatan kerja sama TNI dan Bakamla akan berlaku sampai tahun 2020 nanti.
Kepala Bakamla Laksamana Madya Desi Albert Mamahit dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko menandatangani nota kesepahaman tentang pembinaan dan operasional badan keamanan laut Indonesia. Dalam kesempatan itu, Moeldoko mengatakan tujuan kesepakatan tersebut sebagai panduan bagi semua pihak dalam menjaga keamanan laut.
"Pertama penyelenggaraan operasi keamanan dan keselamatan di laut. Kedua pengguna sarana dan prasarana. Pendidikan dan latihan. Pertukaran data dan informasi yang diperlukan. Kemudian penugasan personel," kata Moeldoko di Ruang Tamu Panglima TNI Mabes AD, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (2/7).
Ditambahkannya, kesepakatan itu bagian pengembangan pelaksanaan tugas operasi militer selain perang (OMSP) TNI dalam bidang keamanan dan keselamatan di Laut yang sesuai dengan amanat undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. Kesepakatan tersebut berlaku tahun 2015 hingga tahun 2020.
"Tugas Bakamla menjaga pertahanan laut dan melaksanakan tugas patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan," kata dia.
Sementara di kesempatan yang sama, Kepala Bakamla Laksamana Madya Desi Albert Mamahit menyatakan kesepakatan tersebut guna meningkatkan sumber daya manusia dalam menjaga pertahanan laut di massa mendatang. Pihaknya pun siap membangun keamanan laut.
"Kita siap bekerjasama dengan komando TNI lainnya untuk menjaga laut," kata Mamahit.
Baca juga:
Jenderal Gatot sebut pertanyaan fit and proper test menggigit
Jenderal Gatot ngaku gerah alutsista uzur, janji beli yang baru
Ini beda fungsi dan wewenang Kasum & Wakil Panglima TNI
TB Hasanuddin sepakat Wakil Panglima TNI teruskan tupoksi Kasum
Anggota Komisi I dukung munculnya jabatan wakil panglima TNI
DPR sebut posisi Wakil Panglima TNI masih sekadar wacana
Calon Panglima TNI sampaikan visi dan misi di hadapan Komisi I DPR