LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perkosa kakak kelas bergantian, Gusti ngaku dapat giliran ketiga

"Aku memang suka nonton film porno. Jadi sekalian saja, kan ingat, jadi ikut-ikutan," kata Gusti.

2015-01-10 01:06:00
Pemerkosaan Pelajar SMP Palembang
Advertisement

Gusti Hidayatullah (12), satu dari 12 pelaku pemerkosaan terhadap kakak kelasnya yang berhasil ditangkap pihak kepolisian. Gusti mengakui turut melakukan perbuatan bejatnya itu beramai-ramai. Saat memperkosa korban, Gusti mengaku mendapat giliran ketiga.

Dia ditangkap polisi saat pulang sekolah setelah beberapa jam polisi menerima laporan perkosaan dengan korban NB (13), siswi kelas VIII SMP di Palembang, Jumat (9/1). Saat diperiksa, Gusti yang beralamat di Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang mengaku, otak perkosaan itu adalah temannya berinisial BC (DPO). Kemudian, sebelas pelaku lain termasuk dia sepakat dengan ide mesum BC.

"Dia (BC) otaknya pak. Aku cuma ikut-ikutan saja. Tapi waktu itu, aku dapat giliran ketiga (memperkosa)," kata Gusti.

Gusti mengatakan, awalnya tidak begitu tertarik dengan ajakan teman-temannya untuk memperkosa kakak kelasnya itu. Namun, tekadnya berubah lantaran ingin mempraktikkan adegan video porno yang kerap ditonton.

"Aku memang suka nonton film porno. Jadi sekalian saja, kan ingat, jadi ikut-ikutan," kata siswa kelas VII SMP itu.

Usai memperkosa, Gusti dan sebelas temannya mengancam korban agar tidak bercerita dengan orang lain. Lalu remaja putri satu kelompok suporter bola itu, ditinggalkan begitu saja di lokasi. Setelah kejadian itu, hubungan korban dan ke 12 pelaku sedikit berubah.

"Aku merasa sudah aman, dia kan kami ancam. Nggak tahunya pulang sekolah tadi ditangkap, yang lain (pelaku) nggak tahu di mana," akunya.

Diketahui, peristiwa perkosaan itu terjadi pada Selasa, 30 Desember 2014 pukul 11.00 WIB di sebuah rumah kosong. NB baru melapor ke polisi, Jumat (9/1), setelah orang tua NB mendapat aduan dari teman NB yang mengetahui perkosaan tersebut.

NB sengaja menutupi peristiwa yang dialaminya dua pekan lalu itu karena takut dimarahi orang tuanya. Dia juga merasa kasihan jika keluarganya sedih mendengar pengakuannya.

Baca juga:
Para siswa SMP ini sudah 'gila', bergiliran perkosa teman
1 Dari 12 pemerkosa siswi SMP di Palembang sudah ditangkap
12 Pemerkosa siswi di Palembang adik kelas korban di SMP
Siswi SMP Palembang diperkosa bergilir 12 temannya

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.