Peringati Hari Pers Nasional, Menpora ingin insan pers sukseskan Asian Games 2018
Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang digelar di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2) Menpora Imam Nahrawi turut menyampaikan selamat kepada insan pers. Ia juga ingin para insan pers untuk menyukseskan Asian Games dan Asian Paragames pada Agustus mendatang.
Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang digelar di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2) Menpora Imam Nahrawi turut menyampaikan selamat kepada insan pers. Ia juga ingin para insan pers untuk menyukseskan Asian Games dan Asian Paragames pada Agustus mendatang.
"Asian Games dan Paragames 2018 sudah di depan mata, peran jurnalis makin nyata dibutuhkan negara, merekam peristiwa, serta setia hadirkan berita dan informasi bagi semua. Jadilah energi yang lahirkan asa dan inspirasi segenap bangsa yang mengawal hadirnya kembali kejayaan olahraga Indonesia," jelasnya.
Menurut Menteri asal Bangkalan Madura itu, perubahan yang berjalan cepat, teknologi dan media pun berkembang pesat, membuat informasi hari ini dapat diakses tanpa sekat. Semua orang kata dia, ditantang merumuskan segala peristiwa sekaligus menyikapi sendiri di saat yang sama. Lanjutnya, media yang berpegang teguh disiplin verifikasi, ia percaya akan hindarkan warga dari berita yang mengaburkan realita.
"Saat ini kita juga hidup di era di mana teknologi, media digital, dan media sosial membuat hampir semua orang bisa mengakses informasi sekaligus menyebarluaskannya. Dahulu, ini merupakan hak eksklusif jurnalis, inilah yang membuat kerja jurnalis hari ini menjadi jauh lebih sulit," kata Menpora.
"Selamat hari pers nasional sembilan Februari 2018, teruslah menjadi pemersatu bangsa. Panjang umur jurnalisme Indonesia," tutupnya.
Baca juga:
Jokowi yakin media massa tidak akan kalah dari media sosial
Curhat Jokowi sering dapat pertanyaan sulit dari wartawan
Pimpinan DPR harap pers jadi corong rakyat yang tak bisa bersuara
Sebelum hadiri Hari Pers Nasional, Jokowi berkunjung ke Desa Terindah
PDIP: Pers memperkuat ruang demokrasi