Periksa 5 Saksi, Polisi Bentuk Tim Khusus Buru Pembunuh Gajah di Aceh Timur
Polisi membentuk tim khusus untuk memburu pelaku pembunuhan gajah sumatera yang ditemukan mati tanpa kepala di sekitar area Afdeling V PT Bumi Flora, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.
Polisi membentuk tim khusus untuk memburu pelaku pembunuhan gajah sumatera yang ditemukan mati tanpa kepala di sekitar area Afdeling V PT Bumi Flora, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.
Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro mengatakan, tim khusus itu dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Aceh Timur. Mereka akan menggandeng BKSDA Aceh.
"Tim khusus dibentuk agar sesegera mungkin mengungkap pelaku pembunuhan gajah tersebut. Kita menggandeng BKSDA karena berkompeten pada bidang nekropsi, sehingga nanti akan dijadikan alat bukti dalam penyelidikan dan penyidikan," kata Eko, Rabu (14/7).
Setelah nekropsi terhadap bangkai gajah yang ditemukan Minggu (11/7) itu, polisi meminta keterangan dari lima saksi. "Usai dilakukan nekropsi tim BKSDA, polisi juga sudah memeriksa lima orang saksi untuk diambil keterangannya," ujarnya.
Eko menyebut, pihaknya menduga gajah sumatera itu memang sengaja dibunuh pemburu untuk diambil gadingnya. "Hal ini berdasarkan indikasi, pertama dipenggalnya kepala gajah dan indikasi kedua adalah gajah yang mati ini jantan," jelasnya.
Dia menegaskan, polisi berkomitmen untuk mengungkap pelaku perburuan satwa liar dilindungi itu agar bisa diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga:
Hasil Autopsi Bangkai Gajah Tanpa Kepala, Ditemukan Racun di Pencernaan
Seekor Gajah Sumatera Mati Tanpa Kepala di Aceh Timur, Diduga Dibunuh Pemburu Gading
Gajah di Aceh Mati Diduga Terjangkit Virus
Bangkai Gajah Betina Ditemukan di Hutan Produksi Air Teramang Bengkulu
Gajah Betina Berusia 45 Tahun Ditemukan Mati di Pelalawan
18 Gajah Liar di India Mati Tersambar Petir