Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gajah di Aceh Mati Diduga Terjangkit Virus

Gajah di Aceh Mati Diduga Terjangkit Virus gajah. shutterstock

Merdeka.com - Seekor anak gajah berusia empat tahun mati di Conservation Response Unit (CRU) Trumon, di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Gajah itu mati diduga terjangkit virus.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto mengatakan gajah itu mati pada Rabu (30/6) lalu.

Anak gajah jinak bernama Intan Setia tersebut ditemukan mati di kawasan koridor Trumon yang berjarak kurang lebih 600 meter dari CRU.

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda tindak kekerasan di seluruh bagian tubuh satwa. Tim medis menduga kematian anak gajah disebabkan oleh virus Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV)," katanya dikonfirmasi Merdeka.com, Senin (5/7).

Agus menjelaskan, untuk mencari titik terang dari dugaan awal anak gajah mati karena benar terserang virus tersebut, tim dokter hewan BKSDA Aceh dan dokter hewan PKSL-Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH-USK) sudah mengambil sampel beberapa organ tubuh gajah.

"Nantinya, organ tubuh dari hasil nekropsi atau bedah bangkai ini akan diperiksa di laboratorium," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP