LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perhelatan G20 akan Pakai Sistem Bubble, Ini Penjelasan Kemenkes

Delegasi G20 dari luar negeri hanya diperbolehkan mengunjungi wilayah tertentu.

2021-12-13 18:16:16
KTT G20
Advertisement

Koordinator Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan Imran Pambudi mengatakan sistem "bubble" akan diterapkan selama perhelatan G20. Delegasi dari luar negeri hanya diperbolehkan mengunjungi wilayah tertentu.

"Delegasi hanya boleh dari hotel ke venue, kemudian kembali ke hotel lagi. Setiap delegasi pun dikawal LO yang tidak memperbolehkan mereka ke luar wilayah bubble," kata Imran dalam talkshow "Menjaga Wajah Bangsa di Gelaran G20" dilansir Antara, Senin (13/12).

Setiap delegasi, panitia, dan orang-orang yang terlibat dalam perhelatan G20 pun harus melaksanakan tes antigen setiap hari. Di samping itu, juga dilaksanakan tes PCR bagi delegasi yang hendak pulang ke negerinya.

Advertisement

"Kemudian untuk panitia, untuk hari terakhir, misalnya hari terakhirnya atau selesainya Jumat, keesokan harinya itu Sabtu dilakukan PCR," ucapnya.

Penjagaan delegasi dan tes yang begitu ketat dilakukan karena delegasi sudah dibebaskan dari kewajiban melakukan karantina. Sejauh ini, setelah perhelatan beberapa pra-acara diketahui belum terdapat orang yang positif COVID-19.

"Ini membuktikan upaya kita buat bubble itu berhasil sehingga tidak ada yang positif, tidak penularan. Ini memang kita minimalisir," ucapnya.

Advertisement

Dengan sistem bubble, tempat perhelatan G20 pun dibatasi agar tidak memerlukan banyak tempat. Di samping itu, protokol kesehatan juga perlu terus dijaga.

"Sekuat apapun aksi kita kalau protokol kesehatan lemah, kita tidak bisa membentengi diri kita. Virus juga bermutasi terus, jadi kita harus tetap waspada, tapi jangan panik," katanya.

Selain itu, diperlukan koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia karena perhelatan G20 di Indonesia akan menampilkan seluruh wajah Indonesia, tidak hanya Jakarta.

"Jadi bukan hanya Jakarta dan Bali, tapi seluruh masyarakat Indonesia. Jadi kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah di Indonesia perlu ditampilkan sebaik-baiknya," ucapnya.

Baca juga:
Bandingkan dengan Jepang, Luhut Bangga RI Bisa Gelar Presidensi G20 di Tengah Pandemi
Ada Perhelatan G20 dan MotoGP, Penumpang Pesawat Garuda Indonesia Bakal Meningkat?
KTT G20 dan MotoGP Momentum Kebangkitan Pariwisata Usai Terdampak Pandemi Covid-19
Rencana Penerbitan Rupiah Digital Jadi Pembahasan Prioritas di Presidensi G20
Presidensi G20 Diharapkan Mampu Tutup Kesenjangan Keuangan Penanganan Pandemi

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.