KTT G20 dan MotoGP Momentum Kebangkitan Pariwisata Usai Terdampak Pandemi Covid-19
Merdeka.com - PT Aviasi Pariwisata Indonesia, sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata, memiliki strategi untuk membantu perkembangan industri pariwisata Indonesia pasca terdampak pandemi Covid-19. Di mana, diperlukan kerja sama dari seluruh pihak yang ada di bawah holding Aviasi dan Pariwisata (Aviata).
"Untuk itu kita memanfaatkan momentum G20 untuk jadi momen baik bagi kita untuk lakukan proses recover dunia pariwisata indonesia. Nanti ada MotoGP kita manfaatkan momentum baik," kata Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia, Dony Oskaria, dalam konferensi pers, Senin (13/12).
"Bisa kita kenalkan dan tunjukkan bahwa dunia pariwisata bisa kembali dengan baik, sehat, dan mampu memberikan kehidupan industri pariwisata, kita harap InJourney (holding Aviata) sebagai holding akan jadi core untuk dorong bangkitnya industri pariwisata, kemarin kita mulai WSBK 2021," imbuhnya.
Strategi Pulihkan Pariwisata RI
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDia menyebutkan, dalam proses kedepannya, seluruh perusahaan yang dibawahi oleh holding akan berpegang pada ciri khas dari Indonesia. "Indonesia culture dan hospitality. Kita bagian dari PHRI, GIPI, Kadin Pariwisata, Inaca ini kami kolaborasi harapannya dengan kolaborasi percepat pemulihan pariwisata," katanya.
Dony menambahkan langkah itu akan dilibatkan dalam empat klaster yang ada di bawah InJourney. Yakni, Aviation, Airport, Services, dan Destination.
"(Karena) Visi InJourney ini kan become the best tourism holding in region dengan Indonesian Hospitality. Di Airport sebagai gateway kita akan Indonesia Hospitality. Kita juga punya 122 hotel yang masuk dalam satu hotel operators Indonesia group, kita akan kedepankan Indonesian Hospitality," kata dia.
Reporter: Arief Rahman
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya