LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perburuan istri Santoso dan Basri masih belum membuahkan hasil

Ketiga diketahui berhasil melarikan diri saat Satgas Tinombala menembak mati Santoso dan rekannya Mukhtar.

2016-07-20 12:21:35
Teroris Santoso
Advertisement

Satgas Tinombala gabungan anggota TNI dan Polri hingga kini masih memburu anggota kelompok Santoso yakni Basri, Nurmi Usman alias Oma istri Basri dan Jumiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima yang merupakan istri Santoso. Ketiga diketahui berhasil melarikan diri saat Satgas Tinombala menembak mati Santoso dan rekannya Mukhtar.

"Pencarian sampai sekarang belum menemukam hasil," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto saat dihubungi merdeka.com, Rabu (20/7).

Hari enggan berspekulasi ketiganya sudah bergabung dengan kelompok Ali Kalora. Menurut Hari, perburuan ketiganya masih diseputar lokasi tewasnya Santoso, namun akses yang sulit perburuan terhadap ketiganya dipastikan akan tidak mudah.

"Pencarian terus diintensifkan. Yang jelas kelompok itu terpisah karena beberapa saat setelah baku tembak terjadi," kata Hari.

Seperti diketahui, Satgas Tinombala menembak mati dua kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Abu Wardah alias Santoso di wilayah pegunungan desa Tambarana, Pesisir Utara Poso, Sulawesi Tengah, Senin (18/7) petang waktu setempat. Baku tembak tersebut melibatkan lima orang anggota kelompok Santoso.

Lima anggota MIT itu adalah tiga pria dan dua orang wanita. Sedangkan dua anggota MIT yang tewas merupakan pria. Dan dua wanita serta satu lelaki berhasil melarikan diri dalam baku tembak tersebut.

"Tiga orang yang melarikan diri diduga Basri dan istrinya beserta istri Santoso," kata Kepala Satgas Tinombala, Kombes Pol Leo Bona Lubis, kepada wartawan, Selasa (19/7).

Baca juga:
Santoso tewas setelah peluru menembus perut dan punggung
Kerabat tolak jenazah Santoso dimakamkan di Magelang
Keluarga teroris Mukhtar tolak tes DNA di RS Bhayangkara Palu
Santoso tewas, Menko Polhukam yakin jaringannya sudah tak kuat lagi
Santoso tewas, Luhut bilang di Jawa dan NTB masih ada terorisme
Perburuan panjang Santoso hingga akhirnya ditembak mati
Sisa-sisa kekuatan teroris Poso usai Santoso tewas

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.