Perayaan Imlek di Wihara Tertua di Tangsel Dibatasi
Pelaksanaan kegiatan keagamaan, dalam menyambut tahun baru Imlek di tahun 2021 ini, diperkirakan tidak akan semeriah perayaan Imlek pada tahun tahun sebelumnya. Selain pemberlakuan PPKM, pengurus Wihara di Tangsel, juga membatasi kedatangan tamu untuk sembahyang di Wihara.
Pelaksanaan kegiatan keagamaan, dalam menyambut tahun baru Imlek di tahun 2021 ini, diperkirakan tidak akan semeriah perayaan Imlek pada tahun tahun sebelumnya. Selain pemberlakuan PPKM, pengurus Wihara di Tangsel, juga membatasi kedatangan tamu untuk sembahyang di Wihara.
Edi, pengurus Wihara Boen Hay Bio di Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, mengaku tidak akan menggelar ritual rutin dalam penyambutan Imlek dan Cap Go Meh di tahun ini.
"Imbauan dari Pemerintah Tangsel, jelas. Jadi kita menaati itu. Kalaupun nanti ada tamu dibolehkan sembahyang hanya 2 atau 3 orang yang masih satu keluarga. Setelah sembahyang mereka harus langsung pulang," jelas Edi pengurus Boen Hay Bio, Serpong, ditemui Sabtu (6/2).
Diungkapkan dia, Wihara Boen Hay Bio belum lama mengizinkan kedatangan tamu beribadah. Sebelumnya, Wihara Boen Hay Bio mengunci area Wihara untuk kegiatan apapun.
"Kita sebelumnya tutup karena Pandemi, semua kegiatan ibadah melalui online," ucap dia.
Dia juga menjelaskan, penerapan Prokes ketat di Wihara, telah berjalan sejak awal dibukanya kegiatan keagamaan di Wihara. Pengurus Wihara juga menyiapkan ember dan sabun cuci tangan, sebelum masuk ke area Wihara.
"Prokes kita ketat. Pemeriksaan suhu, tempat cuci tangan, dan penyemprotan disinfektan setiap seminggu sekali," ucap Edi.
Baca juga:
Kisah Pembuat Alat Musik Tehyan Kehilangan Pesanan Akibat Pandemi
Akibat Pandemi, Imlek di Palembang Bakal Digelar Sederhana
PHRI Minta Bisnis Hotel dan Restoran Dikecualikan dari PSBB Saat Imlek
Ritual Memandikan Patung Dewa di Wihara Toasebio
Pemkot Tangsel Larang Perayaan Imlek di Masa Pandemi
Cegah Lonjakan Covid-19, Ridwan Kamil Minta Warga di Rumah Saja saat Libur Imlek