LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perawat di Bengkalis dan suaminya ditangkap polisi karena kasus narkoba

Pasangan suami istri ini ditangkap hasil pengembangan sindikat narkoba yang sebelumnya diamankan Polres Dumai pada waktu dan tempat yang berbeda.

2018-01-18 23:38:27
Kasus Narkoba
Advertisement

Seorang perawat di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis berstatus Aparatur Sipil Negara diamankan bersama suaminya. Pasangan suami istri ini ditangkap hasil pengembangan sindikat narkoba yang sebelumnya diamankan Polres Dumai pada waktu dan tempat yang berbeda.

Kasus ini bermula dari hasil kerja Bea Cukai dan jajaran Polres Dumai, yang menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 831 gram dan 36 butir ekstasi.

"Kemudian ditangkap lima tersangka di tempat berbeda. Masing-masing, DF (31) pecatan ASN, selanjutnya IT dan istrinya D yang yang bekerja sebagai perawat di Mandau berstatus ASN," kata Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan, kepada merdeka.com, Kamis (18/1) malam.

Advertisement

Semuanya mengaku kepada polisi mendapatkan barang haram itu dari pengedar, yakni FF dan FW. Kedua pengedar itu pun berhasil ditangkap polisi.

"Saat ini semua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polres Dumai guna penyidikan lebih lanjut, termasuk barang bukti," ujarnya.

Restika menyebutkan, para tersangka diduga satu jaringan dan ditangkap dari hasil pengembangan yang diawali dengan penangkapan DF di pelabuhan Pelindo.

Advertisement

Saat itu, pihak Bea Cukai dan Polsek KSKP merasa curiga melihat bawaan DF yang baru datang dari Bengkalis. Pas melintas pintu X-rai terlihat sesuatu di tasnya. Saat digeledah ditemukan sembilan paket sabu dengan berat kotor 800 gram serta dua paket lainnya dengan berat 11 gram.

Pengakuan DF kepada polisi, narkoba itu barang dibawanya dari Bengkalis, disuruh oleh seseorang berinisial I yang kini masih diburu.

"Di Dumai DF mengaku akan dijemput oleh IT. Tersangka IT kita tangkat dekat salah satu hotel di Dumai ini," ujar Restika.

IT mengaku bahwa istrinya adalah seorang perawat berinisial D berprofesi sebagai perawat dan dua lainnya FF serta FW, adalah satu jaringan hingga akhirnya ditangkap polisi.

Restika belum puas hati dengan hasil kerjanya, dia berupaya membongkar dari mana sesungguhnya narkoba itu, apalagi tersangka awal DF mengaku mendapat upah sebesar Rp 20 juta jika kerjanya sukses.

Baca juga:
2 Warga Kutai Timur dibekuk usai beli sabu di Samarinda
Napi di Lapas Aceh atur pengiriman 222 Kg ganja ke Sumut dan Riau
3 Petani dan seorang nelayan ditangkap saat pesta sabu
Lompat pagar, bandar sabu Kampung Boncos kabur dari sergapan polisi
Pesta narkoba di tempat karaoke Cikarang, 40 orang diamankan

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.