Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lompat pagar, bandar sabu Kampung Boncos kabur dari sergapan polisi

Lompat pagar, bandar sabu Kampung Boncos kabur dari sergapan polisi Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Polres Metro Jakarta Barat mengungkap peredaran sabu di kampung narkoba Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Sayangnya, dalam penggerebekan yang dilakukan, bandar sabu berinisial AS yang sudah lama diincar berhasil kabur setelah melompat pagar.

"Kampung Boncos, yang dikenal sebagai kampung narkoba, kembali diobrak-abrik tadi sore, pukul 17.15 WIB," kata Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto dalam keterangannya Jumat (19/1).

Penggerebekan yang dilakukan Kamis (18/1) sore diawali dengan penyamaran yang dilakukan anggota Polres Metro Jakarta Barat Iptu Marganda yang berpura-pura sebagai pembeli. Setelah itu, AS mengajak Marganda ke bedeng untuk bertransaksi.

"Di dalam rumah bedeng tersebut, terdapat dua orang yang hendak membeli, RH, 45 tahun dan JM, 30 tahun," ucap Suhermanto.

Saat akan ditangkap, AS melarikan diri. Dia berlari ke belakang bedeng untuk melompati pagar. "AS berhasil meloloskan diri dengan cara melompat pagar. Namun anggota kami akan tetap mencari AS karena sudah lama menjadi bandar di daerah tersebut," kata AKBP Suhermanto.

Dari bedeng tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ponsel, sabu, dan alat isap. "Petugas berhasil mengamankan barang bukti 3 paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 20 gram, 2 bendel plastik klip, 2 buah timbangan digital, 1 buah HP merek Samsung warna putih, puluhan cangklong," ucap Suhermanto. Sementara itu,

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi meminta AS menyerahkan diri. "Jika pelaku tidak kooperatif, kami tidak akan segan-segan menindak tegas jika pelaku mengancam keselamatan petugas," ujarnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP