Penyu Ditemukan Mati dengan Mulut Penuh Sampah Plastik di Pantai Cangkring Bantul
"Tadi waktu diperiksa, di bagian mulut ada plastiknya. Kemungkinan di perut juga ada plastiknya. Kemungkinan makan plastik," kata Dwi.
Seekor penyu hijau ditemukan mati di Pantai Cangkring, Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul, DIY, Rabu (19/1). Penyu berukuran panjang karapas 75 cm dan lebar 60 cm ini ditemukan mati dengan kondisi mulut penuh sampah plastik.
Koordinator SAR Satlinmas Pantai Samas-Pantai Pandasimo, Dwi Rias mengatakan bahwa penyu tersebut awalnya ditemukan mati di pinggir pantai oleh warga. Kemudian temuan ini dilaporkan ke tim SAR Pantai Baru.
Berdasarkan laporan temuan penyu mati itu, tim SAR dan Polairud Polda DIY pun meluncur ke lokasi penemuan. Setelahnya, kata Dwi, pihaknya pun berkoordinasi dengan BKSDA yang ada di Pantai Gua Cemara.
Dwi menuturkan saat ditemukan, kondisi mulut penyu dalam keadaan penuh sampah plastik. Dwi pun menduga kondisi perut penyu juga terdapat sampah plastik.
"Tadi waktu diperiksa, di bagian mulut ada plastiknya. Kemungkinan di perut juga ada plastiknya. Kemungkinan makan plastik," kata Dwi, Rabu (19/1).
"Diduga penyu mati karena memakan plastik. Penyu diperkirakan telah mati lebih dari 3 hari yang lalu karena saat ditemukan sudah membusuk," imbuh Dwi.
Dwi menyebut usai diperiksa, penyu kemudian dikubur di sekitar pantai. Dwi menerangkan bahwa baru sekali ini ditemukan penyu mati dalam keadaan mulut ada sampah plastiknya.
"Kalau penyu mati dan terdampar sudah berulang kali. Tapi kalau mati karena makan plastik baru sekali ini," pungkas Dwi.
Baca juga:
Habiskan 40 Tahun Kumpulkan Kantong Plastik Bekas, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia
Bikin Miris, Kota Kediri Cuma Punya Satu TPA untuk Tampung Sampah hingga 2023
Bertaruh Sehat Para Petugas Angkut Sampah
Pengertian Limbah dan Berbagai Jenisnya, Perlu Diketahui
Ada Vandalisme & Sampah, Kondisi Alun-Alun Majalengka Ini Sampai Dikeluhkan Netizen
Daftar Negara yang Melarang Penggunaan Plastik Sekali Pakai