LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Penyidik Cecar Novel Bamukmin 33 Pertanyaan Terkait Kasus Ninoy

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Chaidir Hasan Bamukmin dicecar 33 pertanyaan dari penyidik Ditereskimum Polda Metro Jaya setelah sekitar enam jam diperiksa, terkait kasus penculikan, penyekapan dan penganiayaan relawan Joko Widodo, Ninoy Karundeng.

2019-10-10 22:47:31
penganiayaan
Advertisement

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Chaidir Hasan Bamukmin dicecar 33 pertanyaan dari penyidik Ditereskimum Polda Metro Jaya setelah sekitar enam jam diperiksa, terkait kasus penculikan, penyekapan dan penganiayaan relawan Joko Widodo, Ninoy Karundeng.

"Ada sekitar 33 pertanyaan yang diajukan ya, jadi terkait kegiatan Pak Novel pada tanggal 30. Dan sudah diberikan keterangan selengkap-lengkapnya, sejelas-jelasnya dan sejujur-jujurnya," kata tim kuasa hukum Novel, Krist Ibnu T Wahyudi di Resmob Polda Metro Jaya, Kamis (10/10).

Dalam pemeriksaan tersebut, kata Krist, Novel mengatakan kepada penyidik bahwa dia tidak berada di lokasi saat kejadian. Terkait narasi adanya habib dalam peristiwa itu, Krist menyebutkan kliennya itu bukan habib yang dimaksud.

Advertisement

"Penyidik sudah jelas mendapat informasi dari Novel bahwa ada narasi yang dibilang habib di peristiwa itu tidak ada," paparnya.

Kata Krist, habib sendiri merupakan julukan bagi alim ulama. Maka sudah sepantasnya jika di dalam masjid ada habib. "Memang masjid tempatnya ulama enggak ada masjid yang enggak ada ulamanya ya," ungkap Krist.

Pengacara Novel itu juga mengungkapkan bahwa kliennya kerap mengisi kegiatan di Masjid Al Falah. Namun pihaknya membantah jika Novel ada di lokasi pada saat kejadian penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Advertisement

"Masjid Al Falah memang tempat Pak Novel ini sejak dari kecil. Jadi memang terbiasa modar-mandir bahkan mengisi rutin kegiatan ceramah. Baik itu Ramadan, Jumatan, pengajian rutin," jelasnya.

Krist mengatakan belum ada penjadwalan pemeriksaan lanjutan oleh polisi terhadap kliennya. "Jadi kita sifatnya menunggu (panggilan polisi) aja," lanjutnya.

Krist merasa polisi sudah cukup memeriksa kliennya. Setelah polisi mencecar sebanyak 33 pertanyaan terhadap Novel. "Cukup pemeriksaan hari ini dengan 33 pertanyaan dan cukup infonya ke penyidik seperti itu," ujarnya.

Baca juga:
Ninoy Soal Surat Tak Ada Penganiayaan: Kalau Saya Tidak Menulis, Saya akan Dibunuh
Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng, Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro
Kasus Ninoy Karundeng, Polisi Periksa DKM Masjid Al Falah dan Novel Bamukmin
VIDEO: Sekjen PA 212 Ajukan Penangguhan Penahan Kepada Polisi
Diperiksa Penyidik Selama 11 Jam Lebih, Munarman Dicecar 20 Pertanyaan
Usai Diperiksa Polisi, Munarman Tegaskan Tidak Tahu Penganiayaan di Masjid Al Falah
Jadi Tersangka, Ustaz Bernard Abdul Jabbar Ajukan Penangguhan Penahanan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.