LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Penyerbu Mako Brimob Simongan Semarang diduga anggota TNI Penerbad

Hal ini diungkapkan oleh saksi mata yang melihat langsung kejadian di Mako Brimob.

2015-07-12 16:00:21
Penyerangan
Advertisement

Seorang saksi mata berinisial YK (60) menceritakan peristiwa yang terjadi di Markas Brimob Simongan Semarang saat terjadi penyerangan. Kebetulan YK saat kejadian sedang menginap di rumah menantu, asrama kompleks Brimob Simongan.

YK mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. "Awalnya kejadian dari pos penjagaan Markas Brimob ada sejumlah orang dikejar-kejar oleh anggota Brimob. Saat itu, terdengar ledakan tembakan kurang lebih sebanyak empat kali," kata YK ditemui merdeka.com di sekitar Kompleks Markas Brimob Simongan di Jalan Kumudasmoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (12/7).

YK mengungkapkan, jika sekelompok orang yang dikejar-kejar itu diduga adalah anggota TNI dari Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) Kota Semarang, Jawa Tengah. Diduga sebelum aksi kejar-kejaran itu telah terjadi bentrokan antara anggota TNI Penerbad dan anggota Brimob di dalam Mako Brimob Simongan Semarang tersebut.

Lalu, sekelompok orang diduga anggota Penerbad tersebut lari dari pos penjagaan menuju ke sekitar Masjid At- Tawab yang ada di Kompleks Markas Brimob Simongan Yon-A Kompi 2 Semarang Barat, Kota Semarang. "Nah, di sekitar masjid sudah ada ratusan anggota Penerbad temannya lain menunggu," ungkapnya.

Kemudian di masjid itu, saksi mata YK melihat sejumlah orang yang diduga anggota Penerbad emosi dan mengamuk. Belum diketahui apa penyebab dan motif terjadinya penyerbuan Markas Brimob Polda Jateng di Simongan, Kota Semarang itu. Belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian.

Kejadian ini membuat warga sekitar ketakutan. Apalagi terdengar suara tembakan yang membuat warga tak berani keluar rumah.

Baca juga:
Mako Brimob Simongan Semarang diserang ratusan orang bersenjata
Penyerangan pos polisi di Gowa spesifik, Polda tak mau gegabah
Polda Sulsel janji beri hadiah informan kasus penyerangan polisi
Kondisi rusak parah asrama mahasiswa Kotim di Malang pasca diserang
Usai asrama diserang, mahasiswa Kotim di Malang masih trauma

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.