Penuhi pemeriksaan Polda Sulselbar, Samad dijaga puluhan polisi
Polda Sulselbar menyiapkan 30 personel untuk mengamankan pemeriksaan Abraham Samad.
Ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) non-aktif Abraham Samad memenuhi panggilan Polda Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar) setelah panggilan pertama mangkir. Samad akan diperiksa atas kasus pemalsuan dokumen pembuatan paspor.
Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Endi Sutendi menyatakan Samad sedianya akan diperiksa pukul 09.00 WIB. Namun, diperkirakan jadwal pemeriksaan akan molor kerena Samad baru pukul 11.00 WIB tiba di Bandara Sultan Hasanudin, Makassar.
"Rencana sesuai surat panggilan akan diperiksa pukul 09.00 WIB, tapi sampai saat ini belum datang. Menurut informasi, beliau sudah mendarat dan kami harapkan siang ini bisa hadir," kata Endi Sutendi kepada merdeka.com, Selasa (24/2).
Menurutnya, Polda Sulselbar telah mempersiapkan tim penyidik guna memeriksa kasus yang membelit Samad. Puluhan polisi juga disiapkan untuk menjaga keamanan jika tiba-tiba ada unjuk rasa.
"Untuk penyidik sudah disiapkan 4 orang, ruangannya di Dirkrimum Polda. Selain itu, untuk petugas yang membantu sekitar 30 orang, nanti membantu proses pengamanan soalnya ada satu mobil yang mendampingi beliau," terang dia.
Lanjut dia, materi pemeriksaan seputar kronologi kasus pemalsuan dokumen pembuatan paspor tersebut. Jumlah pertanyaan yang diberikan pun berkembang sesuai materi pemeriksaan.
"Materi sesuai pasal yang disangkakan dan kronologi pembuatan dokumen dengan saudari Feriyani Lim. Pertanyaannya nanti berkembang sesuai kasus dan tergantung dari penyidik dan jawaban beliau," pungkas dia.
Baca juga:
Hari ini Abraham Samad dijadwalkan penuhi panggilan Polda Sulselbar
Bertemu pimpinan KPK, forum advokat minta kasus BG tak dilimpahkan
Komjen Badrodin diminta hentikan kasus Bambang, Samad dan Novel
Diperiksa KPK, Supriansa beberkan pertemuan Samad dengan PDIP
KPK periksa Supriansa, pemilik apartemen pertemuan Samad dan PDIP
Sosialisasi KPK dianggap kurang merakyat, korupsi dinilai isu elite
Kasus Samad dan BW, Ruki tak mau minta SP3 ke Polri