LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Penjarah telur penyu di Pulau Sangalaki ancam petugas BKSDA dengan parang

Lima warga diduga yang tinggal di pulau Derawan, mendatangi 4 petugas di Sangalaki, Jumat (9/2) siang. Sambil mengancam parang, kelimanya leluasa menjarah telur penyu.

2018-02-10 00:18:00
Pencurian
Advertisement

Petugas taman wisata alam wisata pulau Sangalaki di kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur, khawatir dengan maraknya aksi penjarahan telur penyu. Bahkan, para penjarah semakin berani. Mereka mengancam petugas dengan parang. Seribuan telur penyu pun dicuri untuk diperjualbelikan.

Lima warga diduga yang tinggal di pulau Derawan, mendatangi 4 petugas di Sangalaki, Jumat (9/2) siang. Sambil mengancam parang, kelimanya leluasa menjarah telur penyu.

"Semakin berani dan nekat. Bisa dibilang memang tiap bulan ada yang dicuri. Bulan Januari kemarin juga, pelaku ini datang ke Sangalaki, minta telur penyu yang sudah direlokasi," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Berau-BKSDA Kaltim, Aganto Seno, dikonfirmasi Jumat (9/2) malam ini.

Advertisement

Jumlah telur penyu yang dijarah dalam satu bulan terakhir tidak sedikit. Lebih dari 1.000 butir telur. Ada belasan sarang yang diambil. Satu sarang berisi sekitar 100 butir.

"Ya, siang tadi, sambil mengancam dengan parang, supaya kita kasih telur penyu yang sudah direlokasi. Kita disuruh nunjukkin dimana tempat relokasinya. Malam ini juga mereka mau kembali ke Sangalaki," tambah Seno.

Seno melanjutkan. Di bawah ancaman, petugas BKSDA ketakutan. Petugas diminta tidak berkeliling di malam hari. Alasannya demi keselamatan. Seno memastikan, telur-telur penyu yang dijarah itu, untuk diperjualbelikan.

Advertisement

"Yang jelas dijual. Soal jaringannya saya kurang paham, dan yang jelas mereka dari (pulau Derawan). Saya sudah laporkan ini ke BKSDA Kaltim, Balai Gakkum LHK Kalimantan, dan ke Dirjen KSDAE," ucap Seno.

Seno menjelaskan, petugas BKSD merelokasi telur penyu ke Sangalaki karena dua alasan. Pertama, agar bisa menetas (menjadi tukik) secara alami. Karena kalau terlalu dekat dengan laut, bakal gagal menetas. Alasan kedua, banyaknya pencurian.

Relokasi telur penyu sensiri, sudah menjadi kegiatan rutin. Dari tahun ke tahun semakin banyak telur penyu yang direlokasi. "Karena aksi pencurian semaki kurang ajar," tegas Seno.

Baca juga:
Penjarah telur penyu di Pulau Sangalaki ancam petugas BKSDA dengan parang
Residivis pencuri motor ditembak polisi di Lebak
Polisi tembak pencuri motor yang tewaskan warga Ciracas
Harga pasar Rp 60 juta, modul Telkomsel dijual pencuri cuma Rp 60.000/kilo
Kenal via medsos selama 8 bulan, Dewa gasak harta pacar usai tatap muka

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.