Pengungsi korban gempa Kalibening mulai alami ISPA dan hipertensi
Sejak gempa pada Selasa (24/4) sepekan lalu, Posko Kesehatan di bawah naungan Dinas Kesehatan Banjarnegara mencatat telah menangani 126 penderita ISPA dan 108 penderita hipertensi.
Pengungsi korban gempa di Kalibening Kabupaten Banjarnegara mulai mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan hipertensi. Sejak gempa pada Selasa (24/4) sepekan lalu, Posko Kesehatan di bawah naungan Dinas Kesehatan Banjarnegara mencatat telah menangani 126 penderita ISPA dan 108 penderita hipertensi.
Koordinator Lapangan Penanganan Korban Bencana Kalibening Bidang Kesehatan, Ristiyono, mengatakan kasus ISPA terjadi akibat kondisi lingkungan pengungsi yang kurang layak. Tak jarang pengungsi tidur beralaskan tikar atau kasur yang secara langsung bersentuhan dengan tanah di dalam tenda. Ditambah lagi angin malam dan cuaca ekstrem berpengaruh pada gangguan kestabilan tubuh.
"Kesehatan pengungsi terus kami pantau, Tempat tidur ideal bagi pengungsi bukan yang langsung bersentuhan dengan tanah karena bisa memicu timbulnya beragam penyakit," katanya
Saat ini pihak kesehatan bekerjasama dengan BPBD tengah mengupayakan pendirian panggung di tenda pengungsian. Tujuannya menopang tempat tidur para pengungsi agar tak langsung beralaskan tanah. Kendalanya, banyaknya jumlah tenda pengungsian membutuhkan pallet sebagai alas lantai tenda dalam jumlah banyak.
Sedang hipertensi yang banyak diderita pengungsi, dikarenakan faktor stres. Upaya pemulihan dilakukan dengan program trauma healing atau pemulihan mental para korban.
"Karena stres, paranoid, tensi jadi naik. Hal ini bisa memicu hipertensi," katanya.
Baca juga:
Melihat Festival Banjarnegara Tempo Doeloe
Anak korban gempa di Banjarnegara sambut Jokowi dengan lagu selamat datang
Kunker ke Jateng, Jokowi akan tinjau penanganan gempa di Banjarnegara
Gempa susulan di Banjarnegara, 6 orang luka
Bamsoet minta pemerintah segera beri bantuan untuk korban gempa Banjarnegara
Masa tanggap darurat gempa Banjarnegara ditetapkan selama 14 hari
SMPN2 Kalibening terdampak gempa, siswa & guru gotong royong bersihkan puing