Pengeroyok TNI AU diduga anggota Grup II Kopassus
Akibat pengeroyokan tersebut, seorang di antaranya meninggal dunia.
Misteri kematian seorang anggota TNI AU akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh 25 orang mendapatkan titik terang. Pengeroyokan yang terjadi di Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/5) dini hari tersebut diduga melibatkan anggota Kopassus.
Kepala Penerangan dan Perpustakaan Pangkalan Udara TNI AU Adisutjipto, Mayor (Sus) Hamdi Londong mengatakan pelaku diduga merupakan anggota kopassus Grup II Kandang Menjangan, Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah.
"Kita terus melakukan koordinasi, dan ada info telah menetapkan 12 tersangka. Mereka diduga anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan, Kartosuro," katanya pada wartawan, Selasa (2/6).
Meski sudah semakin mengerucut, namun pihaknya belum mau menyebutkan insial pelaku. "Kami belum bisa menyebutkan inisialnya," tambahnya.
Dia menjelaskan saat ini kasus ini sudah ditangani Sub Detasmen Polisi Militer (Subdenpom) Sukoharjo, Jawa Tengah. Mereka kini tengah melakukan pencarian terhadap para tersangka. "Penanganan kasus akan selalu diinformasikan, saat ini kami masih berkoordinasi."
Untuk mengantisipasi supaya tidak ada insiden lanjutan, pihak TNI AU sudah mengimbau anggota untuk tidak melakukan aksi balas dendam.
"Kita sudah sampai, jangan ada balas dendam," tandasnya.
Pengeroyokan tersebut mengakibatkan seorang anggota TNI AU bernama Serma Zulkifli anggota Bintara Sarban Dinas Logistik Mabes AU, meninggal pada Senin (1/6) pukul 21.30 Wib. Selain itu masih ada tiga korban yang kini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSP AU) Hardjolukito, Yogyakarta dan Sukoharjo.
Baca juga:
Kasus pengeroyokan anggota TNI AU di Sukoharjo ditangani Mabes
Anggota TNI AU korban pengeroyokan di Sukoharjo meninggal dunia
Pelaku pengeroyokan 4 anggota TNI AU di Solo diduga anggota TNI
Pulang karaoke, 4 anggota TNI AU babak belur dikeroyok 25 orang
Hendak bantu korban perampasan ponsel, Kanit Provost malah dikeroyok