Pengakuan guru honorer di Depok cabuli 15 muridnya
WAR melakukan tindakan bejatnya di area sekolah. Antara lain di ruang kelas, ruang perpusataan. Serta ada yang dilakukan di luar sekolah. "Di kolam renang itu kalau mereka ngajak saya renang."
WAR oknum guru yang melakukan tindakan pelecehan seksual terhadp 13 murid mengaku menyesali perbuatannya. Dia pun meminta maaf pada pihak korban.
"Saya menyesali perbuatan saya. Dan meminta maaf pada murid yang menjadi korban," katanya di Polresta Depok, Jumat (8/6).
Dia mengakui bahwa pernah menjadi korban pelecehan waktu kecil. Sayangnya saat itu dia tidak berani cerita pada siapapun mengenai apa yang dialaminya. Semua kejadian itu dia pendam seorang diri sampai dirinya dewasa.
"Yang menjadi korban saya, sampaikan pada orang tua kalian. Jangan sampai seperti saya," ungkapnya.
Dia pun mengaku ingin sembuh dari kelainan yang dialaminya. Dia meminta bantuan pihak terkait agar bisa kembali seperti dulu. "Saya minta bantu agar bisa disembuhkan," tandasnya.
WAR pun kini mendekam di sel Polresta Depok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat pasal 82 UU Perlindungan Anak. Ancamannya diatas 15 tahun.
WAR melakukan tindakan bejatnya di area sekolah. Antara lain di ruang kelas, ruang perpusataan. Serta ada yang dilakukan di luar sekolah. "Di kolam renang itu kalau mereka ngajak saya renang."
Baca juga:
Guru yang cabuli 13 murid SD di Depok pernah jadi korban pelecehan
Sudah dua tahun guru SD di Depok cabuli 13 muridnya
Bejat, guru di Depok cabuli siswa laki-laki
Guru diduga cabuli siswa SD di Depok berstatus tenaga honorer
Ancam beri nilai jelek, modus guru di Depok cabuli murid SD
Polisi masih dalami dugaan murid disodomi guru di Depok