Penembak satpam di Kampar ditangkap, anggota TNI AU diduga terlibat
Polisi menangkap tiga tersangka di Kampar, Riau.
Setelah empat hari diburu, akhirnya pelaku penembak misterius terhadap satpam alat berat di Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, ditangkap tim gabungan Polsek Tapung Hilir dan Unit Jatanras Polda Riau, Senin (23/5), sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang pelaku diduga anggota TNI Angkatan Udara.
"Ya benar, ada 3 pelaku penembakan yang sudah ditangkap. Anggota selama ini mengejarnya sejak kejadian itu," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, kepada merdeka.com, Selasa (24/5).
Ketiga pelaku itu yakni BS (40), warga kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, perannya selaku supir saat peristiwa itu. S alias Tekno (43), warga Payung Sekaki, Pekanbaru menjadi tukang senter. Terakhir yaitu diduga anggota TNI AU inisial W (45), sebagai eksekutor atau penembak.
"Petugas juga menyita barang bukti berupa sepucuk senjata api laras panjang yang sudah dimodifikasi, tas, serta selongsong peluru kaliber 5,5," ujar Guntur.
Para pelaku menembak seorang petugas keamanan alat berat, bernama Lamhot Julianto, hingga tewas, di areal HPHTI PT Arara Abadi di Koto Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (19/5). Tembakan itu mengenai bagian perut Lamhot. Dia tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Baca juga:
Sedang jaga alat berat, sekuriti tewas ditembak orang misterius
Mobil pegawai PDAM di Magetan ditembaki orang tak dikenal
Lagi garap sawah, petani di Bogor ditembak & dibacok dua pria cepak
Polisi AS tembak mati pria berpisau di New York