Penembak polisi di Bima mantan narapidana teroris
Penembak polisi di Bima mantan narapidana teroris. Pelaku teridentifikasi berdasarkan keterangan Bripka Abdul Gofur, yang sempat melihat wajah pelaku.
Wakapolda Nusa Tenggara Barat, Kombes Imam Margono mengatakan, salah seorang pelaku penembak Bripka Abdul Gofur, anggota kepolisian yang bertugas di Bima Kota, Nusa Tenggara Barat, diduga mantan narapidana teroris. Pelaku teridentifikasi berdasarkan keterangan Bripka Abdul Gofur, yang sempat melihat wajah pelaku.
"Pelaku yang menembak Bripka Abdul Gofur itu ada dua orang, Munandar dan Bili yang baru bebas menjalankan pidana kasus terorisme di Lapas Nusakambangan," kata Imam Margono di Mataram, Selasa (12/9). Dikutip dari Antara.
Pelaku melancarkan aksinya dengan cara berboncengan menggunakan kendaraan roda dua. Modusnya, pelaku datang dari arah depan dan menembak korban dengan seketika dari jarak dekat.
"Jadi wajahnya dia masih ingat, karena pelaku menembak dari arah depan dan jaraknya dekat," ujar dia.
Bripka Abdul Gofur tertembak di bagian pinggul sebelah kanan, sesaat setelah mengantarkan anaknya pulang dari SMPN 8 Bima, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Bima Kota, pada Senin (11/9) pagi. Untuk memburu kedua pelaku, pihak kepolisian telah melakukan pencarian di lapangan, termasuk mengamankan lima warga Kelurahan Penatoi yang diduga mengetahui identitas dan keberadaan pelaku.
"Yang kita amankan ini statusnya sebagai saksi, mereka kita amankan berdasarkan hasil penyelidikan lapangan," ucapnya.
Baca juga:
Peluru penembak dua polisi di Bima buatan pabrik
Polisi uji proyektil peluru penembak dua anggota Polres Bima
Polisi amankan empat warga diduga pelaku penembakan aparat di Bima
Dua anggota Polres Bima Kota ditembak orang tak dikenal