LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pendukung Prabowo dan Jokowi Hampir Ribut di Solo

Pendukung Prabowo dan Jokowi Hampir Ribut di Solo. Berkat kesadaran kedua pihak, keributan yang lebih besar bisa dihindarkan. Kedua pendukung capres akhirnya sepakat berdamai.

2019-03-29 22:48:06
Prabowo-Sandiaga
Advertisement

Gesekan kecil antara pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden terjadi di Jalan Adi Sucipto, Manahan, Jumat (29/3) sore. Peristiwa terjadi saat rombongan pendukung pasangan nomor urut 02 berkonvoi untuk berkampanye.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat melintas dari barat tepatnya di depan Stadion Manahan, konvoi ratusan kendaraan bertemu dengan pendukung capres 01 yang sedang melakukan latihan koreografi di lokasi tersebut. Saling sapa kedua kubu terjadi, namun setelah akhir rombongan melintas, kesalahpahaman terjadi.

Ketegangan yang memicu keributan sempat terjadi antara kedua kubu. Namun tak lama kemudian aparat kepolisian yang datang memisahkan kedua kubu. Berkat kesadaran kedua pihak, keributan yang lebih besar bisa dihindarkan. Kedua pendukung capres akhirnya sepakat berdamai.

Advertisement

Ketua Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi, Kurnia Sari membenarkan adanya gesekan tersebut. Saat terjadi gesekan, rombongan konvoi dan mobil komando sudah sampai di overpass Manahan. Dia membantah jika rombongan kampanye tersebut melakukan provokasi kepada kubu 01.

"Justru rombongan kami yang diprovokasi saat melakukan kampanye. Ada peserta kampanye yang tercecer di belakang, saat melintas, ada mobil dari kubu 01 yang menghalangi jalan," ujar Kurnia.

Kurnia mengaku telah mendapatkan keterangan dari ketua rombongan. Saat itu kubu 01 jumlahnya ada sekitar 300 orang. Sedangkan rombongan 02 hanya sedikit, karena yang lain sudah jauh di depan.

Advertisement

"Provokasi itu seperti mengatakan urakan gitu. Jadi kalau dikatakan kami yang memprovokasi, ya kami yang rugi, karena jumlahnya kalah," katanya.

Kurnia menambahkan, selama melakukan kampanye pihaknya beberapa kali mendapatkan provokasi. Namun rombongan tidak menanggapi dan terus melaksanakan kampanye. Hanya saja setelah sampai di Manahan terjadi gesekan.

Terpisah Ketua Tim Kampanye Daerah Kota Solo, Her Suprabu mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut. Ia belum mendapatkan laporan dari para relawan atau pengurus lainnya. Namun ia berharap peristiwa tersebut tidak mengganggu keamanan di Solo.

"Oh ya mas, itu tadi saya pas pulang juga. Tetapi saya yang bareng konvoi awal. Solo tetap aman dan damai," "tutupnya.

Baca juga:
Cegah Kecurangan, Prabowo Ajak Pendukung Lebaran di TPS
AHY: Lebih Baik Kita Miliki Prinsip 'Underdog', Sehingga Tak Merasa Sudah Menang
Ma'ruf Sindir Prabowo Soal Nama Calon Menteri: Menang Saja Belum
Akhiri Kunjungan, Ma'ruf Sholawatan Bareng Ribuan Warga Sleman
GP Ansor Klaim Siap Terjunkan 4,7 Juta Kader di Gerakan Rabu Putih
Jokowi Akan Paparkan yang Dilakukan Selama 4,5 Tahun saat Debat Capres

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.