Pencuri yang ditembak mati polisi di Depok kantongi jimat
Selain benda diduga jimat, polisi juga mengamankan motor hasil curian yaitu Honda Beat B 3530 EAO.
H, tersangka pencuri yang tewas ditembak petugas saat beraksi di Beji pada Selasa (17/5) dini hari ternyata mengantongi benda yang diduga sebagai jimat. Jimat itu bertuliskan huruf Arab. Rangkaian kalimat dalam bahasa arab itu dituliskan dengan spidol merah di atas kain putih.
"Benda ini ada di tersangka," kata Kapolresta Depok AKBP Harry Kurniawan, Rabu (18/5).
Selain benda diduga jimat, polisi juga mengamankan motor hasil curian yaitu Honda Beat B 3530 EAO. Ikut diamankan juga kunci letter T dan senjata airsoft gun jenis FN.
"Ini ditangkap berkat kesigapan petugas dari hasil laporan warga," katanya.
Kronologisnya, sekitar pukul 04.30 WIB ada dua pelaku yang bolak-balik di sekitar Jalan Haji Alif, Beji Depok. Warga mencurigai ada dua orang mengendarai motor yang diduga sebagai pencuri. Warga kemudian melapor ke Polsek Beji.
"Petugas langsung ke lokasi yang dimaksud," ungkapnya.
Kemudian terjadi baku tembak di Jalan Kukusan ketika salah satu pelaku melepaskan tembakan ke arah petugas. Kemudian petugas memberikan tembakan peringatan pada pelaku. Tapi pelaku masih terus melepaskan tembakan. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas pada tersangka.
"Terkena ke arah perut," kata Kapolsek Beji Kompol Gusti Ayu Supiati.
Pihaknya mengimbau agar warga lebih mengaktifkan fungsi bimbingan masyarakat (Binmas). Dengan adanya kerjasama dari masyarakat diharapkan kejahatan jalanan bisa diminimalisir. Untuk tersangka lainnya masih dalam pengejaran.
"Kami masih pantau keberadaannya," pungkasnya.
Baca juga:
Pencurian motor di Depok, polisi dan pelaku baku tembak
Hendak berangkat kerja, Fadil baru sadar motornya raib dicuri
Perampokan di dalam angkot di Depok diduga melibatkan sopir
Usia produktif di Depok banyak terkena narkoba
Polisi di Depok razia sopir angkot usai perampokan pedagang ayam