Pencarian dana hibah TPST Bantargebang tunggu paripurna DPRD DKI
Pencarian dana hibah TPST Bantargebang tunggu paripurna DPRD DKI. Pemerintah DKI Jakarta bakal memberikan hibah sebesar Rp 186,5 miliar kepada Kota Bekasi. Dana tersebut berkaitan dengan kompensasi adanya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di wilayah itu.
Pemerintah DKI Jakarta bakal memberikan hibah sebesar Rp 186,5 miliar kepada Kota Bekasi. Dana tersebut berkaitan dengan kompensasi adanya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di wilayah itu.
Kepala UPST pada Dinas Kebersihan DKI, Asep Kuswanto mengatakan, dana tersebut akan cair paling lambat pekan ketiga bulan November. Sebab, masih ada tahapan setelah dikoreksi oleh Kementerian Dalam Negeri.
"Sudah disetujui oleh Kemendagri, tinggal paripurna sekali lagi di DPRD DKI untuk pencairan," kata Asep di TPST Bantargebang usai melakukan peninjauan bersama dengan Plt Gubernur DKI, Sumarsono, Selasa (8/11).
Dia mengatakan, dana tersebut diperuntukkan berbagai keperluan. Di antaranya pembayaran uang bau kepada 18.192 keluarga selama dua triwulan sebesar Rp 35 miliar, pembebasan lahan untuk pelebaran jalan di Jatiasih Rp 95 miliar.
"Pembangunan sumur artesis Rp 25 miliar, rehabilitasi jalan Pangkalan 2 menuju Pangkalan 5 Rp 5 miliar," kata dia.
Selain itu, untuk rehabilitasi Jalan Pangkalan 2 menuju TPST Bantargebang Rp 3 miliar, peningkatan Jalan Cikunir Rp 4 miliar, pengadaan 4 spider eskavator Rp 14 miliar, dan pengadaaan amphibous eskavator Rp 5,5 miliar.
Baca juga:
Pemprov DKI kucurkan Rp 120 miliar tambah alat berat di Bantargebang
18.192 KK di Bantargebang bakal terima uang bau sampah Rp 300 ribu
Plt sebut pengolahan manual bikin sampah menggunung di Bantargebang
Ditemani Sekda & Wakadis Kebersihan, Sumarsono datangi Bantargebang
Aksi Plt Sumarsono bereskan ketegangan Jakarta-Bekasi soal sampah
Besok, Plt Gubernur DKI datang ke Bekasi selesaikan kemelut sampah
Sumarsono sebut uang bau sampah dalam proses pencairan di Kemendagri