Pencarian AirAsia hari keenam, total ditemukan 30 jenazah
10 dalam proses penerbangan ke Surabaya, selebihnya ada yang masih di kapal.
Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) telah menemukan 30 jenazah kecelakaan AirAsia QZ8501 yang jatuh di Teluk Kumai, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Ini merupakan akumulasi dari pencarian selama enam hari bersama tim gabungan.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Bambang Soelistyo mengatakan, sebanyak 30 jenazah telah ditemukan. Namun posisi jenazah ini tidak semuanya sudah berada di Surabaya, Jawa Timur.
"Jumlah jenazah ada 30. 10 dalam proses penerbangan ke Surabaya, empat di Pangkalanbun. Delapan jenazah (yang) tujuh di KN Bung Tomo dan satu di KD Pahang kapal milik Malaysia, dan delapan yang sudah di Surabaya," jelasnya di Kantor Basarnas Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (2/1).
UPDATE TERKINI: Evakuasi korban AirAsia QZ8501
Selain jenazah, tim gabungan juga menemukan serpihan-serpihan dari pesawat AirAsia QZ8501. Namun mengenai detail serpihan tidak menjadi pendataan Basarnas, sebab korban adalah prioritas.
"Objek-objek serpihan pesawat banyak ditemukan dan tidak bisa disebutkan satu persatu. Yang utama adalah data atau jumlah dari korban," tutupnya.
Baca juga:
Ini detail 10 jenazah AirAsia yang diterbangkan ke Surabaya
Sea Hawk kembali kirim empat jenazah AirAsia ke Pangkalanbun
Menteri Jonan marah AirAsia tak jalankan prosedur jelang terbang
Pencarian AirAsia, Kapolda Kalteng minta anak buah sisir pantai
Tentara Korsel kagum lihat TNI AL berjibaku terjang ombak 4 m